Lagi, Seorang Penderita HIV Terdeteksi

0
209

SELONG, Warta Rinjani—Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali mendeteksi salah seorang pengidap HIV/AIDS di awal tahun 2020 ini. Terdeteksinya penderita ini setelah pemeriksaan sampel darah yang dilakukan di puskesmas sebanyak dua kali.

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dikes Lotim, Budiman Satriadi SKM MM mengatakan, dari hasil sampel pemeriksaan darah sebanyak dua kali, orang bersangkutan dinyatakan positif mengidap HIV.

“Pemeriksaan reagent 1 dan 2 memang terbukti positif reaktif. Untuk mendukung hasil pemeriksaan di puskesmas, sampel darah bersangkutan dibawa ke RSUD R Soedjono Selong. Hasilnya pun sama dan positif HIV,” jelasnya kepada Warta Rinjani, Senin (17/2).

Baca Juga  Mulai Hari Ini, Pelabuhan Poto Tano – Kayangan Resmi Menggunakan Kartu Elektronik

Meski dinyatakan positif HIV, yang bersangkutan tidak diisolasi. Bahkan, petugas medis dari Dikes Lotim akan memberikan pendampingan dengan menyuplai obat-obatan.

Pengidap HIV itupun tetap beraktivitas layaknya masyarakat umum lainnya. Demi kenyamanan si penderita, identitasnya tetap dirahasiakan.

Dikes Lotim sesuai tata laksana atau standar operasional prosedur (SOP) tetap melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap yang bersangkutan. “Identitasnya dan kerahasiaan penderita akan dijaga termasuk pemeriksaan secara rutin dan pemberian obat-obatan. Saya sendiri pun masih samar-samar mengetahui identitasnya. Yang pasti pendeita HIV tersebut sudah berkeluarga,” ujarnya.

Selain itu, pendampingan oleh petugas kesehatan setempat untuk memberikan edukasi tentang seks dan hidup yang sehat agar penderita tidak melakukan kegiatan seks di luar.

Baca Juga  Masyarakat dan Investasi Harus Menemukan Win-Win Solution

Diakuinya, penularan Penyakit Seks Menular (PSM) karena salah satu dari pasangan suami istri melakukan aktivitas ‘jajan’ sembarangan di luar. Sebagian besar penderita HIV/AIDS adalah mereka yang telah berkeluarga sehingga terjadi kontak penyakit melalui hubungan seks.

Budiman menyebutkan, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Timur mencapai 29 kasus. Dengan tambahan satu kasus ini maka jumlahnya bertambah menjadi 30 orang penderita. 

Diberitakan sebelumnya, data akhir tahun 2019 jumlah kasus penderita HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Timur  sebanyak 29 penderita. Kasus penderita HIV berjumlah 16 orang dan AIDS sebanyak 13 orang. (dy)

Suhaidi/Warta Rinjani

Foto: Budiman Satriadi SKM MM

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar