Lombok Timur Siaga Serangan Corona

0
216
KOORDINASI: Jajaran Pemkab Lotim menggelar koordinasi dengan berbagai pihak terkait antisipasi persebaran Virus Corona. (Hendri Setiawan/Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—Surat Edaran Gubernur NTB, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lombok Timur gelar rapat siaga virus corona (Covid 19). Rapat dilaksanakan di ruang rapat utama (Rupatama 1) Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (16/3).

Pada kesempatan itu, Sekda Lombok Timur Juaini Taofik mengungkapkan, sejauh ini Gumi Patuh Karya belum menjadi daerah yang terkategori terpapar covid 19. Namun begitu, kewaspadaan terhadap penyebaran covid 19 harus tetap dilakukan. Ia mengimbau agar pintu masuk menuju daerah diperketat. 

Juaini menyebut, potensi penyebaran covid 19 paling tinggi adalah di Pulau Sumbawa. Tak heran, jika dirinya mengimbau untuk memperketat jalur masuk melalui laut khususnya di Pelabuhan Kayangan. 

“Hingga saat ini kita belum ada yang terpapar corona. Namun kewaspadaan harus tetap dijaga, terutama di beberapa pintu masuk menuju daerah. Salah satunya di Lombok Timur sendiri di Pelabuhan Kayangan” ungkapnya.

Juaini memaparkan maksud dikeluarkannya kebijakan untuk meliburkan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Ini dimaksudkan tidak lain untuk mengantisipasi penyebaran covid 19, termasuk diliburkannya anak sekolah.

Baca Juga  H. Rumaksi : PAD Lotim Belum Sesuai Harapan

Lebih lanjut, Juaini mengaku untuk antisipasi penyebaran virus pada sektor pasar merupakan tantangan yang paling berat. Karena itu, ia mengimbau untuk melakukan treatmen sederhana kepada masyarakat, seperti cuci tangan, menjaga pola makan dan lainnya.

“Untuk antisipasi sementara sekolah diliburkan selama 14 hari. Untuk sementara tugas yang terberat adalah pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Timur, Murnan SPd mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Ia sepakat untuk perketat jalur masuk meninjau daerah. Hal itu untuk mewaspadai masuknya virus tersebut.

Murnan mengakui, beberapa pejabat sedang berada di luar darah yang belum kembali agar segera dilakan pemeriksaan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Ia tidak ingin perlakuan berbeda diberikan oleh pemerintah daerah siapa pun termasuk Bupati Lombik Timur.

“Kita sepakat dengan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Kerap Beraksi di Lotim, Dua Pelaku Spesialis Jambret Diringkus

Senada, Wakapolres Lotim, Kompol Bayu Eko Pandu Winoto SIK menyatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah daerah. Kepolisian siap bersinergi untuk mengawasi kemungkinan kelangkaan barang di beberapa titik.

Di lain sisi, kepolisian mengimbau kepada OPD terkait untuk melakukan operasi pasar secara bersama-sama. Hal itu untuk mengantisipasi penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kepolisian khawatir jika terjadi kelangkaan akibat penimbunan. Akibat yang berpotensi muncul yakni tingkat kriminalitas melonjak di berbagai sudut Lombok Timur.

Kepolisian juga mengimbau kepada OPD terkait agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. Suasana tenang harus diciptakan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur dr Hasbi membeberkan, langkah agar masyarakat tidak mengalami kepanikan yakni mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan. Ini penting untuk menghindari penyebaran Covid 19. Salah satunya adalah cuci tangan sebelum makan menggunakan antiseptik.

Hasbi menyebut, penanganan Virus Corona tidak lah sulit. Meskipun tidak memiliki obat khusus, Corona dapat sembuh sendiri dengan mengkonsumsi minuman jeruk hangat dan lainnya.

“Virus ini dari dulu tidak ada obatnya, untuk Corona dapat sembuh sendiri dengan mengkonsumsi minuman hangat,” ucapnya. (hen)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar