Lotim Belum Dikategorikan Kabupaten Layak Anak

0
137

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Untuk menjadi Kabupatan layak anak, Lombok Timur setidaknya harus menembus angka 500 poin dari 750 poin dari target yang sudah ditetapkan.

Saat ini, Kabupaten Lotim masih kekurangan 60 poin untuk menjadi Kabupaten layak anak.

“Pada tahun 2018 lalu nilainya mencapai 36 poin, pada tahun 2019 meningkat menjadi 480 poin. Kita kekurangan 60 poin untuk memperoleh status daerah layak anak,” jelas Kepala Badan  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Lotim  H. Ahmat, SKM, Selasa, (23/2).

Baca Juga  DBHCHT Triwulan I, Pemkab Lotim Terima Transfer Pusat Rp. 16 Miliar

Ditegaskan Ahmad, masalah layak anak ini bukan hanya tugas BP3AKB. Melainkan tugas semua pihak termasuk diantaranya 18 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ikut terkait dalam masalah ini.

“Banyak faktor yang mempengaruhi daerah ini berkaegori layak anak. Salah satunya adalah Dikbud, Dikes, PU, Dishub, DPMD dan Kemenag, ada 18 OPD yang terkait,” sebut Ahmat.

Ia dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim  menginginkan setiap pemerintah daerah memberikan ruang untuk diberikannya anggaran.

Baca Juga  Polres Lotim Amankan Puluhan Preman

Karena amanat undang-undang itu, 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus dianggarkan untuk perlindungan anak dan perlindungan orang tua.

Anggaran tersebut nantinya akan  diteruskan ke pemdes. Pasalnya, desa juga menganggarkan untuk kegiatan forum-forum anak yang ada di desa tersebut.

“Jangan hanya anak sebagai pelapor sebagai terlapor atau hanya sebagai pelopor, tapi anggarannya nggak ada, ya nggak bisa dia bekerja,” pungkasnya. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar