LPSDM Tekan Angka Kemiskinan Lewat Kampung Iklim

0
161

PRINGGABAYA, Warta Rinjani–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Lembaga Pengembang Sumber Daya Mitra (LPSDM) Lombok Timur terus meningkatkan inovasi di setiap desa di NTB. Inovasi ini salah satunya dikembangkan melalui LPSDM lewat pengembangan antisipasi perubahan iklim. 

Wakil Direktur Program Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM), Ririn Hayudiani mengatakan, program yang dilakukannya ini memiliki nilai lebih. Bukan hanya penekanan untuk antisipasi cuaca buruk akibat efek rumah kaca, tapi ada penambahan sisi ekonomis untuk masyarakat desa.

“Program ini sangat bagus, lebih-lebih mereka yang berada di daerah terpencil,” ucapnya kepada Warta Rinjani, Senin (10/2).

Tidak sia-sia program percobaan Kampung Iklim kini dinilai berhasil. Dari program tersebut, sebesar 75 persen kebutuhan dapur masyarakat terpenuhi.

Hal itu diakui Abidin, salah seorang warga penerima manfaat program Kampung Iklim di Dusun Barang Tapen, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Baca Juga  Pemohon SIM di Satlantas Lotim Bisa Dapatkan Vaksinasi Secara Gratis

“Ini program Kementerian LHK yang kemudian diamanahkan ke kami. Dari program tersebut kita coba inisiasi Kampung Iklim,” jelasnya.

Kampung Iklim ini awalnya bertujuan mengantisipasi efek rumah kaca. Namun belakangan diarahkan untuk menanam kebutuhan rumah tangga, seperti cabe, terong dan lain-lain.

Setelah diteliti, lanjutnya, ternyata selain fungsinya mencegah, juga dapat menjadi penambahan nilai ekonomis untuk masyarakat.

Tak sampai di sini, setelah memetakan kondisi masyarakat, LPSDM kedepan akan melakukan pengembangan dalam bidang pemberdayaan masyarakat dalam bidang industri rumah tangga. Hal ini mengingat kondisi keterbelakangan masyarakat di dusun tersebut. 

“Setelah kita melakukan pemetaan, ternyata masyarakat terbagi dalam beberapa golongan, termasuk buta aksara dan pendidikan rendah. Karena itu, kedepannya kita akan membantu dalam pengembangan ekonomi melalui pemberdayaan industri rumah tangga,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkab Lotim Terima Bantuan KJA Senilai Rp. 10 Miliar

Sementara itu, Abidin, warga setempat menilai program Kampung Iklim sangat membantu pertumbuhan ekonomi warga secara tidak langsung. Ia mengaku, setelah dijalankan program ini pengeluaran kebutuhan dapurnya dapat diminimalisir.

Kemampua meminimalisir pengeluaran ini disebutnya berdampak positif. Salah satunya yakni, ia dapat menabung untuk masa depan keluarganya.

Ia berharap, LPSDM terus mengembangkan program kampung iklim di berbagai daerah di Kabupaten Lombok Timur.

“Kami bersyukur, program kementerian ini kami rasa sangat bagus. Setelah saya jalankan program kampung iklim, pengeluaran kebutuhan rumah tangga terbantu, sehingga kita dapat menabung untuk anak-anak. Kita berharap program seperti ini akan terus dilakukan di daerah lain yang kondisinya sama dengan kami,” ungkapnya. (cr-hen)

Hendri Setiawan/Warta Rinjani

BERSYUKUR: Salah satu warga, Abidin, di kampung iklim Dusun Barang Tapen Desa Seruni Mumbul mengaku bersyukur dengan program tersebut.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar