Mantan Kades Bagik Payung Selatan Dilaporkan ke Kejaksaan Diduga Selewengkan Dana Desa

0
267

SELONG, Warta Rinjani Badan Perwakilan Desa (BPD) Bagek Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur melaporkan oknum mantan kepala desanya atas dugaan tindak pidana korupsi selama 6 tahun ia menjabat.

Tidak tanggung-tanggung, sang Kades, Abdul Gafur, S.Pd.I dituding menggelapkan Anggaran Dana Desa (ADD) sejak 2013-2019 sebesar Rp. 1.9 miliar lebih.

Laporan atas indikasi penyelewengan Kades Bagek Payung Selatan, diserahkan langsung oleh Ketua BPD Bahri bersama anggota BPD lainnya kepada Kejaksaan Negeri Selong, Kamis, (26/12). Laporan tersebut diterima staf Kejari Selong untuk ditelaah.

Usai menyerahkan berkas laporannya, Ketua BPD Bagek Payung Selatan, Bahri mengakui bahwa oknum mantan kades telah memanipulasi sejumlah nilai anggaran bagi beberapa item pekerjaan yang didanai dari ADD. Termasuk proyek fiktif desa dan tanda tangan honor bagi staf desa.

“Kami sudah melampirkan bukti-bukti proyek dan pengadaan kendaraan yang dikerjakan, tetapi itu semua fiktif,” ungkap Bahri kepada media. Salah satu contoh saja, pembangunan gapura desa, gapura masjid dan gapura pertigaan Dasan Reban yang sudah dialokasikan pada anggaran 2018 hingga kini tidak dikerjakan. Dan, sejumlah penyelewengan anggaran desa lainnya yang telah dikumpulkan dalam dokumen laporan setebal ratusan halaman ini.

Kesalahan lain yang dilakukan oknum mantan kades diantaranya, menganggarkan pembelian kendaraan bekas dua unit roda empat sebesar Rp. 105 juta dan 1 unit kendaraan roda dua sebesar Rp. 16 juta untuk operasional kekadusan. Namun, kendaraan tersebut tidak juga direalisasikan. Terakhir, adanya temuan dari penjabat Kades Bagek Payung Selatan sebesar Rp. 150 juta lebih.

“Dana itu tidak diketahui kemana? Karena pertanggungjawaban tidak kami ketahui,” ujar Bahri bertanya.

Sejauh ini katanya, BPD berkali-kali meminta kades menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ), tapi tidak diindahkan. Demikian pula dalam penyusunan APBDes tanpa melibatkan BPD dan perangkat desa lainnya.

Menjawab laporan BPD mantan Kepala Desa Bagek Payung Selatan, Abdul Gafur, SPd.I membantahnya. Menurut Gafur, laporan BPD beserta perangkat desa lainnya tidak mendasar dan cenderung bersifat fitnah.

“Saya juga diperiksa di Inspektorat Kabupaten Lombok Timur, nyatanya tidak ada penyelewengan seperti yang mereka tuduhkan,” jelas Abdul Gafur ketika dihubungi wartarinjani.net.

Kendati demikian, ia bersedia diperiksa kapan pun jika diminta. Sebab, dalam laporan penggunaan keuangan desa, Abdul Gafur merasa tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan.

“Itu adalah hak mereka untuk melaporkan, dan saya tidak bisa menghalangi,” ujarnya. (dy)
#

Baca Juga  Kabur Saat Pelatihan di BLKLN Jatim, CPMI Asal Lotim Alami Patah Tulang
LAPOR: Jajaran BPD Bagek Payung Selatan melapor ke Kejari Seling terkait dugaan penyelewengan dana desa oleh oknum mantan kades.
Berita & Photo : Suhaidi/Warta Rinjani

Baca Juga Berita Desa, Lombok Timur, dan Terkait lainnya dari Suhaedi

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar