Merasa Ditipu, Nasabah BB Data Lapor Polisi

0
108

SELONG, Warta Rinjani – Sejumlah nasabah BB Data asal Kecamatan Pringgabaya melaporkan aktivitas penipuan dengan modus investasi bodong ke Polres Lombok Timur, Senin (13/1).

Laporan para nasabah tersebut terkait sejumlah uang yang telah diinvestasikan dengan janji akan dikembalikan dalam bentuk dolar. Para nasabah mengaku tertarik karena mendapatkan sejumlah bonus yang cukup menggiurkan.

Hariandi, salah satu nasabah mengaku telah menyetorkan uangnya sebesar Rp.18 juta lebih. Uang itu disetorkan kepada seseorang berinisial KM, yang bertindak sebagai salah seorang agen BB Data asal Pringgabaya, Lombok Timur.

Pria yang bertugas sebagai instalatir listrik PLN Unit Pringgabaya ini mengaku tergiur dengan model investasi tersebut. Sebab, nasabah akan memperoleh bonus $ 3 dollar per harinya setiap menyetorkan uang dengan nilai minimal Rp 3 juta. 

“Kalau kami setor terlihat dalam aplikasi uang kami sudah masuk. Tapi, saat kami ingin mengambil bonus dari investasi itu malah kami tidak diberikan dengan beragam alasan,” ujarnya.

Baca Juga  Polres Lotim Amankan Puluhan Preman

Salah satu alasan yang kerap diperdengarkan kepada nasabah  yakni masih menunggu info dari pusat atau masih dipending untuk sementara waktu.

Uang yang telah diinvestasikannya itu telah berjalan sejak bulan Maret 2019 lalu. Bahkan beberapa nasabah telah menyerahkan hingga lebih dari Rp. 35 juta.

Para nasabah yang merasa tertipu ini bukan dari Lombok Timur saja. Bahkan nasabahnya menyebar hingga ke Pulau Sumbawa.

Hariandi mengatakan, untuk memperoleh PIN akunnya, nasabah mengeluarkan uang RP. 500 ribu hingga Rp. 2 juta. Jumlah yang dikeluarkan ini dengan asumsi mendapatkan bonus tambahan berupa koin emas.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama menyatakan, pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka berinisial KM. Polisi akan melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka yang kini dalam proses.

Baca Juga  Terkait Penarikan Retribusi Pantai Suryawangi, Camat Labuhan Haji : Itu Bukan Pungli

Penyidik pun meyakini tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus investasi bodong ini. Sebab masih banyak korban penipuan investasi ini yang belum melaporkan  kegiatan itu.

“Penipuan investasi itu mirip seperti Multi Level Marketing (MLM) dimana nasabah mendapatkan bonus berlimpah seperti yang dijanjikan pemiliknya. Mereka diiming-imingi bermacam hadiah dan bonus sehingga masyarakat tertarik untuk berinvestasi. Padahal modus itu merupakan bentuk penipuan,” kata Yogi. 

Karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati, termasuk adanya aktivitas transaksi jual beli lewat online. (dy)

Suhaidi/Warta Rinjani

LAPOR: sejumlah nasabah BB Data melaporkan aktivitas investasi bodong kepada Polres Lombok Timur.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar