Meski Tinggi, Kejahatan di Lotim Dinilai Sudah Menurun

0
95

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, SIK, MH mengakui jika data kasus kejahatan di wilayah hukum Polres Lombok Timur masih tinggi di NTB tapi sudah mulai menunjukkan penurunan di tahun 2020.

Sejumlah pengungkapan kasus telah ditangani. Menurut Kapolres Lotim AKBP. Tunggul Sinatrio, sejak pelaksanaan Operasi Jaran tanggal 1-14 Maret 2021 telah diungkap sebanyak 52 kasus. Dua orang merupakan Target Operasi (TO) dan 50 pelaku lainnya non TO.

Dari hasil pengembangan, 31 kasus yang dilaporkan masyarakat merupakan kasus curas, curat dan curanmor (3C) telah diselesaikan.

“Dari 49 tersangka 6 orang masih anak dibawah umur. Namun 14 tersangka harus dilakukan penahanan. Sedangkan 35 pelaku lainnya dilakukan upaya restoratif justice sesuai dengan program prioritas Kapolri,” jelas Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, SIK dalam konferensi pers di halaman Polres Lotim, Senin (22/3).

Baca Juga  Polsek Sakra Gerebek Rumah Penjual Miras Tradisional
Ket. Foto : Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH didampingi Sekda Lotim Drs HM Juaini Taofik MAp beserta tuan guru di Lotim menyaksikan pengungkapan kasus 3C di Polres Lotim, Senin (22/3). (doc/dy)

Masih kata dia, para pelaku yang ditahan sebagian merupakan jaringan kasus 3C yang diungkap polisi. Sebagian besar merupakan pelaku curanmor dengan modus pengrusakan.

Pelaku ini ujar Tunggul, beroperasi di wilayah Kabupaten Lombok Timur dan hasilnya dijual di sekitar Lombok Timur juga.

“Pemetiknya ada dua orang pelaku. Dan mereka ini jaringan Pringgasela dan sekitarnya,” tuturnya.

Baca Juga  Kerap Beraksi di Lotim, Dua Pelaku Spesialis Jambret Diringkus

Sedangkan untuk kasus tindak pidana Non TO dilakukan restoratif justice.  Diantaranya bukan residivis atau pengulangan tindak pidana, nilai kerugian yang kecil dan terdapat kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dalam konferensi pers tersebut dihadiri Sekda Lombok Timur, Drs.H.M Juaini Taofik didampingi para tuan guru dan tokoh masyarakat Lotim.

Dari hasil pengungkapan itu, juga disita barang bukti sebanyak 10 unit sepeda motor berbagai merk yang digunakan pelaku saat kejadian serta barang yang dicuri oleh tersangka.Termasuk 8 buah handphon serta puluhan barang bukti lainnya. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar