Nama PWI Lotim Dicatut, Pengurus Lapor Polisi

0
108

SELONG, Warta Rinjani – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Timur  memenuhi janjinya melaporkan Ahmad Roji yang diduga mencatut nama organisasi kewartawanan itu. Nama PWI dibawa-bawa memberikan rekomendasi dalam seleksi menjadi anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) setempat.

Senin kemarin (13/1), pengurus PWI Lotim mendatangi Mapolres Lotim. Para pengurus PWI ini didampingi kuasa hukumnya, H. Hulain. Beberapa pengurus yang datang melapor yakni, Dimiyati, Syamsul Rizal dan beberapa pengurus lainnya.

Ahmad Roji dilaporkan lantaran yang bersangkutan dianggap tidak memiliki iktikad baik menyelesaikan masalah tersebut. Oleh pihak PWI sendiri sudah memberikan kesempatan menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan tertulis kepada PWI Lotim.

Kuasa Hukum PWI Lotim, H. Hulain SH menegaskan, selama ini ultimatum yang ditujukan kepada pihak yang merasa menggunakan atribut dan lembaga PWI tidak mengindahkan teguran yang diberikan. Karena itu, PWI Lotim merasa dirugikan.

Oknum yang menggunakan nama PWI menjadi anggota BPPD, jelasnya, bukanlah orang yang pernah menjadi bagian dari organisasi profesi wartawan. Yang bersangkutan juga tidak mengantongi kartu biru PWI.

Baca Juga  BP3AKB Lotim Dorong Dikbud Buat Aturan Tentang Pernikahan Dini

PWI Lotim juga telah memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan klarifikasi sehingga persoalan yang dihadapi dapat terselesaikan secara kekeluargaan.

“Kesempatan untuk klarifikasi itu tidak dimanfaatkan oleh oknum pengurus BPPD, sehingga diadukan ke polisi. Pengaduan ini dimaksudkan untuk memberikan kajian kepada polisi,” ujar Hulain kepada wartawan.

Hulain menyebutkan dalam pengaduan tersebut, PWI Lotim hanya menunjuk satu oknum, wakil ketua BPPD Lotim Akhmad Roji. Dalam Surat pengaduan itu, pencatut nama organisasi wartawan dikenakan pasal 266 ayat 1. Pasal ini disebutnya berisi tentang ancaman tindak pidana pemalsuan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Yogi Purusa Utama, saat menerima pengaduan kuasa hukum PWI Lotim berjanji akan menindaklanjutinya. “Pengaduan yang sama juga sudah disampaikan oleh pengurus PHRI Lotim terkait pencatutan nama organisasi. Kami akan tindak lanjuti pengaduan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Perekonomian Lotim Turun Tapi Masih Dalam Zona Aman

Kasus pencatutan nama dua organisasi di Lotim, PWI dan PHRI beberapa waktu oleh sejumlah oknum pengurus BPPD Lotim periode 2019-2024, mencuat karena sejumlah pihak merasa keberatan. Pengurus BPPD Lotim terpilih sesuai SK Bupati Lombok Timur No. 188.45/002/PAR/2020 tentang pengurus BPPD Lotim menetapkan sembilan pengurus.

Mereka diantaranya, Nursandi (ketua) Akhmad Roji (wakil), Suhirman, S.Sos (Sekretaris), Lalu Arwan, SH (Wakil sekretaris), Hj. Cahya Suryani, SE (Bendahara), Muhrim, SPd.I (anggota), Royal Sembahulun (anggota), Dr. Saiful Hamdi, MA (anggota), Abdul Gafar, SS, M.Hum (anggota). (dy) 

Berita dan Suhaidi/Warta Rinjani

DILAPORKAN: Oknum pengurus BPPD Lotim, Akhmad Roji dilaporkan ke Polres Lotim buntut dugaan pencatutan nama PWI.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar