Nyiur Tebel Dukung Zero Waste

1
160
GOTONG ROYONG: Pemdes Nyiur Tebel bergotong royong bersama masyarakat setempat dalam program Jumat Bersih. (Foto: Special for Warta Rinjani)

SUKAMULIA, Warta Rinjani—Semenjak diluncurkannya program zero waste (nol sampah) oleh Pemprov NTB, desa-desa berlomba-lomba menyongsong program tersebut.

Salah satu desa yang tak ingin ketinggalan menyongsong program ini adala Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur. Desa ini memberikan dukungan nyata lewat program Jumat Bersih.

“Kami mendukungan program zero waste dengan turun langsung ke setiap dusun melakukan bersih-bersih,” ujar Kepala Desa Nyiur Tebel, Maryun SH, kepada Warta Rinjani, Jum’at (21/2).

Maryun menyebutkan, kegiatan gotong royong itu rutin diadakan setiap Hari Jum’at dengan berkeliling di setiap dusun. Tujuan kegiatan ini dipastikan demi menjaga kebersihan di masing-masing wilayah sehingga lingkungan desa bisa tertata rapi.

Baca Juga  Wagub NTB Apresiasi KKI Dukung Pembukaan Prodi Dokter Spesialis UNRAM

Digalakkannya kegiatan gotong royong, jelasnya, tidak lepas dengan kondisi kekinian. Masyarakat saat ini disebutnya relatif sulit diajak bergotong royong.

“Padahal kalau kita lihat nilai-nilai luhur bangsa kita, gotong royong ini termasuk nilai yang perlu dipertahankan,” ucapnya.

Selain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terangnya, aksi bersih-bersih ini juga penting demi menjaga lingkungan yang bersih. Lambat laun dari proses ini diharapkan muncul kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Pemprov NTB Tuai Pujian Konsil Kedokteran Indonesia

“Walaupun bank sampah ada, tapi saat ini masih belum optimal karena terkendala armada dan tempat pembuangan,” jelasnya.

Kepala Wilayah (Kawil) Kebon Montong, Lalu Satreh menyatakan, kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan Pemdes Nyiur Tebel memiliki efek positif di masyarakat. Kedepan program ini diharap terus berkelanjutan.

“Lingkungan menjadi bersih dan asri yang membuat kesadaran tersendiri bagi masyarakat, sehingga desa ini kedepan bebas dari sampah,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Keamanan (BKD) Nyiur Tebel, Anwar mengatakan, kegiatan ini sangat sederhana, tapi imbasnya sangat besar. Di dalam kegiatan ini bisa melibatkan semua komponen masyarakat.

“Semoga kedepan bisa ditiru oleh masyarakat,” singkatnya. (yk)

1 KOMENTAR

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar