PDAM Lotim Berkomitmen Terus Berbenah

0
87

SELONG, Warta Rinjani–Kebutuhan air kian hari kian meningkat. Di lain sisi, debit air sumber mata air kian berkurang memaksa PDAM Lombok Timur (Lotim) terus berinovasi meningkatkan layanan.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Lotim, H. Mustaan mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kepuasan pelayanan terhadap pelanggan. Langkah ini diambil mengingat asas layanan yang diusung adalah bekerja demi kepuasan pelanggan. “Kami terus berbenah meningkatkan layanan yang jauh lebih baik,” tegasnya, Kamis (26/12)

Buruknya pelayanan PDAM belakangan ini disebutnya sebagai imbas kemarau panjang. Tak heran jika aliran air yang masuk ke rumah pelanggan kerap macet.

Sepanjang musim kemarau tahun ini, ia menyebut penyusutan debit air mencapai 50 persen dari biasanya. Akibatnya, kebutuhan air khusus di tiga wilayah, Selong, Labuhan Haji dan Sekamulia diatur sedemikian rupa.

Meski dipusingkan dengan menyusutnya debit air, ia mengklaim pasokan air terutama untuk wilayah yang berada di zona datar masih terpenuhi. Terkait adanya pelanggan di RRS Lendang Bedurik yang menggeruduk kantor PDAM beberapa malam lalu, Mustaan menyebut kawasan itu masuk zona dataran tinggi. Akibatnya, aliran air yang memgalir ke rumah warga setempat ngadat.

Untuk mengantisipasi air yang macet, pihaknya meminta kerjasama dengan Ketua RT melaporkan ketika air macet. Lewat cara ini PDAM Lotim dipastikan bisa mengambil tindakan. “Bisa saja kita mengirimkan tangki air sebagai solusi bila dalam kondisi darurat,” ucapnya.

Di dataran yang cenderung tinggi, bebernya, membuat elevansi tekanan air semakin melemah. Praktis, pasokan air yang mengalir debitnya semakin menyusut. Tak ingin keluhan ini terus dialamatkan kepada pihaknya, salah satu upaya PDAM adalah menjaga debit air di wilayah sumber mata air.

Upaya yang dilakukan yakni memprogramkan penanaman pohon dan perawatan aringan yang ada. “Untuk saat ini tetap kami lakukan dan tetap menggantinya ketika ada yang rusak,” tegasnya.

Langkah lain yang dilakukan yakni, di tahun 2020 nanyi tetap melakukan pengecekan kepada semua tempat penampungan air yang ada di Lotim. Program ini sebagai upaya pemetaan jaringan. Tujuannya agar sumber-sumber mata air yang dikelola PDAM diketahui masalahnya.

Terpisah, aktivis Lotim Muhyiddin menegaskan, kasus keluhan pelanggan di PDAM Lotim bukan tahun ini saja. Keluhan yang sama terjadi nyaris setiap tahun. Apa yang dilontarkan jajaran PDAM dipastikan tidak akan mengurungkan pihaknya mengambil langkah class action.

Tindakan hukum ini diambil demi memberi pelajaran bagi semua institusi yang memberi layanan publik. “Jangan sampai mereka hanya lip service dan main-main dengan konsumen. Kita tetap class action,” tegasnya.

Demi memastikan langkah yang diambil bukan hanya isapan jempol, petisi dan tanda tangan terus digalang. Proses penggalangan disebutnya bila perlu menyasar semua pelanggan PDAM Lotim. (cr-yk/qin)

#
Berita dan Photo : Hairul Subawai/Warta Rinjani
FOTO : H. Musta’an, Direktur Utama (Dirut) PDAM Lotim Kamis (26/12)

Baca berita PDAM, Lombok Timur, terkait lainnya dan liputan dari Hairul Subawai/Warta Rinjani dan Fathur Roziqin

Baca Juga  Kurang Dari 24 Jam, Ibu Pembuang Bayi di Sikur Ditangkap

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar