Pelantikan Kawil Desa Suwangi Digugat Warga

1
388

SAKRA, Warta Rinjani–Seleksi empat Kepala Wilayahan (Kawil) di Desa Suwangi Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur berbuntut panjang. Pasalnya, masyarakat tidak terima dengan pimpinan yang baru di wilayah Dusun Penye Timur.

Lantaran tidak mau dipimpin, masyarakat menggelar petisi dengan mendandatangani surat pernyataan.

“Masyarakat melaporkan atas kemauannya sendiri dengan membuat petisi tanda tangan. Hal ini sudah dilaporkan ke bupati,” kata Calon Kepala Urusan Penye Timur, Ahmad Sapoan, Sabtu (15/2).

Laporan tersebut, jelasnya, bukan hanya ke bupati, tapi juga ke PTUN, kejaksaan dan inspektorat. Sebelum dilaporkan, masyarakat Penye mendatangi panitia dan kepala desa mempertanyakan proses seleksi tersebut.

Ia mengatakan, seleksi dilaksanakan dengan sistem tes tulis dan wawancara. Tim penguji berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lotim. Namun masyarakat tidak menerima hasil tes tersebut.

Baca Juga  DBHCHT Triwulan I, Pemkab Lotim Terima Transfer Pusat Rp. 16 Miliar

Menurutnya, masyarakat punya hak menolak karena salah satu syarat calon adalah foto copy KTP masyarakat. Sedangkan menurutnya, masyarakat yang mendukung melampaui batas yang ditentukan. 

“Batas persyaratan KTP hanya 54 orang. Sementara yang mendukung saya hampir 200 foto copy KTP,” katanya. 

Buntut dari hal tersebut, sebagian besar masyarakat keberatan dan menolak hasil tes tersebut lantaran mengetahui dirinya kalah. Tidak terimanya masyarakat,  Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) lantas mengambil sikap dan menyepakati menunda pelantikan Kawil Penye Timur. 

Baca Juga  Pemprov NTB Tandatangani Kesepakatan Addendum dengan PT GTI

Ia juga merasa heran, setelah itu Kades Suwangi malah ngotot melantik Kawil lain tanpa mengindahkan hasil kesepakatan awal. Celakanya lagi, pembuat kesepakatan ikut-ikutan menghadiri acara pelantikan Kawil.

“Pantas masyarakat marah, karena Forkopincam melanggar sendiri kesepakatannya.  Bahkan saat pelantikan saya atau perwakilan masyarakat yang menggugat tidak dipanggil. Ada apa ini?,” tanyanya terheran.

Menanggapi sikap keberatan warga, Kepala Desa Suwangi Timur, Diok Saidi mengatakan, keputusan pelantikan tersebut telah dikomunikasikan dengan Camat, Polsek dan Danramil Sakra. “Semuanya sudah dikomunikasikan dengan pimpinan kecamatan dan keputusannya dilantik,” terangnya. 

Sedangkan Camat Sakra, Lalu Putra, saat dihubungi memilih untuk tetap bungkam. Yang bersangkutan belum memberikan konfirmasi terkait masalah tersebut. (cr-pol) 

Saipul Yakin/Warta Rinjani

DILANTIK: Kawil baru Dusun Penye Timur, Desa Suwangi Kecamatan Sakra dilantik.

1 KOMENTAR

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar