Pemekaran Desa Sakra Menunggu Waktu

0
142

Sakra, Warta Rinjani – Rencana Pemekaran Desa Peroa, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur tinggal selangkah lagi. Semua persyaratan telah dirampungkan oleh panitia pemakaran Desa Peroa.

“Semua persyaratan pemekaran sudah kami rampungkan, bahkan sudah mendapat persetujuan dari Pemdes Sakra dan BPD Sakra,” kata Johari Marjan, ketua panitia pemekaran Desa Peroa di kediamannya.

Ia menagatakan, secara adminstrasi sudah ‘clear’ seperti surat persetujuan masyarakat, tanah tempat pembangunan kantor desa, luas wilayah, jumlah penduduk sesuai dengan syarat dari pemerintah.

Dikatakannya, proposal pemekaran tersebut disampaikan ke Bupati Lombok Timur.

Baca Juga  Bang Zul : Anak Muda Harus Bisa Menyatukan

“Kami dari panitia tinggal menunggu respon dari pemerintah saja,” ungkapnya.

Marjan sangat mengapresiasi respon desa induk terkait rencana pemakaran Desa Peroa. Ia juga mengapresiasi dukungan Bupati Lombok Timur terhadap keinginan pemekaran Desa ini.

“Kami mengapresiasi respon Desa Induk yang membantu dan tidak mempersulit keinginan masyarakat Dusun Peroa untuk menjadi desa defenitif Juga berterimakasih kepada Bapak Bupati Lombok Timur yang secara tegas telah memberikan kesempatan pemekaran desa,” ucapnya.

Senada dengan Pemerintah Desa Sakra selaku Desa Induk memberikan tanggapan positif prihal pemekaran Desa Peroa.

Baca Juga  Industri Pencucian Sarang Walet Bisa Tingkatkan Nilai Ekspor

Sekretaris Desa Sakra Zainul Arifin mengatakan bahwa Desa Induk sangat mendukung terbentuknya Desa Peroa.

“Bentuk dukungan kami berupa merespon keinginan masyarakat. Dari awal kita setuju. Sejak adanya aspirasi masuk ke BPD, lalu BPD menyetujui pemdes langsung membentuk panitia pemekaran. Juga menghibahkan tanah 12 are tempat bagi pembangunan kantor desa. Serta membantu Desa Pemekaran 30% dari anggaran dana desa”, ungkapnya. (cr-pol)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar