Pemkab Lotim Gelar Halal Bihalal Tanpa Berjabat Tangan

0
176

 

 

LOMBOK TIMUR – Dihari Pertama masuk kerja setelah libur panjang hari raya Idul Fitri, Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menggelar halal bihalal.
Halal bihalal diikuti seluruh OPD yang berkantor di Kantor Bupati Lotim dan dilakukan tanpa berjabat tangan.

Bupati Lotim, Drs. H. M Sukiman Azmy mengapresiasi kehadiran dan disiplin ASN di lingkup Pemda Lotim. Meskipun halal bihalal tersebut tidak dijadwalkan, akan tetapi ternyata dapat berkumpul dengan cepat.

“Diingatkannya tingkat kehadiran pada hari pertama dipantau oleh Pemerintah Pusat dan harus dilaporkan sebelum pukul 12 siang,” terang Sukiman saat menyampaikan arahannya dihadapan ASN dilingkup Setda Lotim, Senin, (17/5).

Baca Juga  Pemkab Lotim Terima Bantuan KJA Senilai Rp. 10 Miliar

Selain itu, Bupati juga mengingatkan berakhirnya Ramadan tidak menyebabkan putusnya berbagai amalan yang dilakukan selama Ramadan.

Ramadan menurut Bupati merupakan bulan pengakderan sehingga amalan yang dilaksanakan selama Ramadan tidak berhenti begitu saja.

“Mari kita lanjutkan puasa, puasa tidak berhenti hanya pada bulan Ramadan,” tambahnya, sembari memberi pesanan untuk melaksanakan puasa sesuai dengan kemampuan dan aktivitas.

Foto : Hari pertama masuk kantor, seluruh jajaran ASN dilingkup Setda kabupaten Lombok Timur mengikuti acara halal bihalal yang dipimpin langsung Bupati Lotim Sukiman Azmy, Senin (17/5). (doc/Sid)

Tidak hanya berpuasa, Bupati Sukiman juga berpesan agar amalan shalat, baik shalat wajib tepat waktu maupun shalat sunnah dapat diteruskan.

Ia juga menekankan agar shalat fardhu dapat dilaksanakan dengan berjamaah, termasuk memanfaatkan Masjid Kantor Bupati.

Baca Juga  Dikbud Lotim Respon Positif Aturan Pernikahan Dini Dikalangan Pelajar

“Amalan lainnya seperti membaca Al-Quran, berzakat, berinfaq dan sadaqah juga harus dilanjutkan. Demikian pula untuk saling mengingatkan dan menasihati di jalan kebenaran. Hal itu mengingat amalan-amalan tersebut yang tidak hanya bermanfaat bagi diri pribadi tapi juga bagi orang lain,” katanya.

Pada penghujung amanatnya, Sukiman berharap apa yang dilakukan selama Ramadan dapat membawa motivasi dan merubah menuju kebaikan, serta meminta maaf atas nama pribadi dan keluarga juga sebagai pimpinan daerah. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar