Pencegahan Berbasis Desa Dapat Mengendalikan Covid-19 di Lombok Timur

0
108

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Meningkatnya angka pasien positif Covid-19 di NTB akhir-akhir ini menjadi perhatian serius. Karenanya, sistem pencegahanĀ  salah satu langkah solutif untuk mengurangi pengurangan angka yang terpapar.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Covid-19 yang berlangsungĀ  di Masjid Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat, (29/1) Bupati Lombok Timur, H.M Sukiman Azmy meminta pencegahan dan penanggulangan Covid-19 kembali diperkuat.

Kali ini, upaya penguatan dilakukan mulai dari tingkat desa dengan mendirikan pos gerbang desa, keberadaan relawan covid-19, sosialisasi, penyediaan tempat isolasi minimal dengan sepuluh tempat tidur, dan laporan secara rutin oleh Kepala Desa.

Diingatkannya bahwa dana desa dapat dimanfaatkan untuk keperluan penanggulangan covid-19. Bupati bahkan menyebut konsentrasi pembangunan tahun ini fokus untuk pengendalian covid-19 kecuali untuk infrastruktur yang mendesak.

Baca Juga  Terkait Penarikan Retribusi Pantai Suryawangi, Camat Labuhan Haji : Itu Bukan Pungli

Selain itu, Sukiman juga meminta optimalisasi peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas, mulai dari Dinas Pendidikan, P3AKB, hingga Pertanian dan Peternakan untuk mensosialisasikan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Optimalisasi peran pemuka agama dan keterlibatan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk tujuan sosialisasi ini sangat penting,” pinta Sukiman.

Seluruh elemen seperti Camat, Danramil, dan Kapolsek, bersama Kepala Desa memastikan keberadaan Desa Aman Covid dan merevitalisasi upaya penanggulangan covid-19.

Bupati meminta kolaborasi dan sinergi semua elemen untuk pengendalian covid-19 yang saat ini kasusnya masih terus mengalami peningkatan.

Dia meyakini jika seluruh elemen bekerja optimal, covid-19 akan dapat dikendalikan seperti halnya di awal penyebaran covid-19 di Kabupaten Lombok Timur.

Sebelumnya, ahli epidemiologi DR. Pathurahman memaparkan kondisi covid-19 di Lombok Timur dan berbagai upaya yang perlu dilakukan untuk pengendaliannya.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Pacoa Jara, Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia

Salah satu rekomendasinya adalah pentingnya setiap komponen untuk memperhatikan perkembangan kasus yang ada sesuai wilayah masing-masing dan segera mengambil langkah konkrit.

“Upaya preventif adalah yang paling efektif sehingga direkomendasikan pula upaya dilakukan dari lingkungan terkecil seperti desa/ kelurahan melalui aksi jaga kampung sendiri,” tandasnya.

Pada Rapat koordinasi yang dibuka Sekda Lotim Drs. HM. Juaini Taofik, posisi Lombok Timur kini berada di Zona orange. Sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder untuk keluar dari kondisi tersebut.

“Dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk bersama-sama mencegah penularan angka kasus Covid-19 di Lotim,” ujarnya. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar