Perbaikan Taman Kota Selong Harus Dirampungkan

0
221
Foto; Ir. H. Marhaban

SELONG, Warta Rinjani–Proses perbaikan Taman Rinjani Kota Selong sudah mulai berjalan sejak 2019 lalu. Sayangnya, di sejumlah titik pekerjaan ada kerusakan teknis. 

Kerusakan itu seperti adanya keretakan pada sejumlah konstruksi proyek. Keretakan ini dapat dilihat di banyak tempat di taman tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lotim, Ir H Marhaban menilai, terjadinya keretakan di beberapa titik badan taman akibat hujan mengguyur Kota Selong beberapa hari terakhir ini. Akibatnya, beberapa paping block mengalami pergeseran posisi dari tempat semula. 

Selain itu, peroses pemadatan tanah tak luput disebutnya menjadi biang keladi buruknya hasil kontruksi. “Terjadinya keretakan di beberapa titik badan taman akibat hujan, sehingga paping block banyak yang bergeser turun. Selain itu juga, pada saat penggilasan tanah kurang padat. Hal itu juga tidak menutup kemungkinan menjadi penyebabnya,” katanya kepada Warta Rinjani, belum lama ini.

Baca Juga  IKLAN

Marhaban masih memberikan toleransi terkait beberapa kinerja perusahaan yang dianggap buruk. Tak segan, ia mengaku akan menahan sejumlah sisa pembayaran proyek hingga peroses perbaikan kondisi Taman Selong rampung total.

“Kita sudah suruh perbaiki, kalau belum sampai rampung total, sisa pembayaran tidak akan kita berikan,” ujarnya.

Terpisah, Marhaban menjelaskan Taman Kota Selong saat ini berada dalam masa tender (lelang). Ini karena taman tersebut butuh penyempurnaan pada bagian dalam dan lahan parkir. 

Baca Juga  Selain Somasi, ASITA Lotim Minta Rekrutmen BPPD Lotim, Diulang

Sementara itu, biaya penyempurnaan taman kota selong diperkirakan sekitar Rp 1 miliar. Anggaran sebanyak itu nantinya untuk membangun lahan parkir, plester dan mengganti beberapa bunga yang mati.
“Taman kita ini sudah masuk tahap tender (lelang), informasi dari ULP, lelang sudah masuk dalam pembahasan. Sementara untuk penyempurnaan sendiri kita anggarkan Rp 1 miliar yang dibagi untuk pembangunan lahan parkir, plester dan mengganti bunga yang mati,” ucapnya. (hen)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar