Pesanggrahan Ikuti Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional

0
448

MONTONG GADING, Warta Rinjani–Desa Pesanggrahan merupakan salah satu dari 254 desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Desa dengan jumlah penduduk sekitar 8 ribu jiwa ini sukses mewakili Lotim dalam ajang lomba desa pangan tingkat nasional.

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmi MM menyebutkan, pada tahun 2015 yang lalu Desa Pesanggrahan mampu meraih nominasi 10 desa terbaik se-Indonesia. Dari prestasi itu kepala desanya diundang ke Istana Negara.

Tidak hanya itu, Desa Pesanggrahan juga merupakan binaan 10 desa binaan BKKBN Republik Indonesia. “Jadi pantas kalau kita sebut desa ini mengalahkan desa yang melahirkannya,” sebutnya, Selasa (11/2).

Di bawah kepimpinan kepala desa yang mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini, lanjutnya, prestasi yang diraih cukup membanggakan. Pihaknya mengaku tidak tahu jika Desa Pesanggrahan disodorkan untuk dijadikan tempat penilaian desa pangan aman yang diusulkan Pemeprov NTB.

Baca Juga  Baznas Lotim Lampaui Target Pengumpulan Zakat Selama Ramadhan

Tentang desa pangan aman lanjut Sukiman, dapat dilaporkan penghasilan masyarakat jika dinilai 100 persen, maka 36 persen sudah dibelanjakan untuk pangan aman.

“Cuma sayang, 36 persen sudah dibelanjakan untuk pangan aman, tapi 16 persen masih dibelanjakan untuk kebutuhan rokok untuk kaum laki-lakinya,” ujar Sukiman.

Lombok Timur pada tahun 2018 yang lalu, jelasnya, sudah mencapai 85 persen aman dari aspek kesegaran makanannya. Namun demikian, ia

berharap kepada masyarakat Lombok Timur agar mengurangi belanja 16 persen untuk kebutuhan rokok.

Sementara Itu, Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Badan Pengwasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Dra Dewi Paramita Sari APt. MKes menyebutkan, tiga desa yang diusulkan ke Badan POM ini didasarkan hasil verifikasi dokumen yang disodorkan. dari itu sehingga desa pesanggrahan masuk ke dalam 7 besar nominator desa pangan aman tingkat nasional. 

Baca Juga  Terkait Penarikan Retribusi Pantai Suryawangi, Camat Labuhan Haji : Itu Bukan Pungli

“Kami apresiasi desa yang sudah mendapatkan beberapa penghargaan dan masuk dalam 10 desa binaan BKKBN. Jadi mudah-mudahan desa ini tidak salah diusulkan menjadi desa pangan aman,” sebutnya.

Dari 29 provinsi yang mengusulkan desa pangan aman, jelasnya, NTB menyodorkan 3 desa untuk masuk nominasi tingkat nasional. 

“Setelah dilakukan verifikasi dokumen akhirnya desa ini keluar dengan nilai yang cukup baik diantara yang lain-lain dan mudah-mudahan bisa tersaring menjadi 3 besar,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Dewi, keamanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak. Gerakan pangan aman sudah dimulai pada tahun 2013 yang lalu dan pihaknya tetap melakukan lomba-lomba sampai saat ini.

“Juri bukan hanya dari kami (BPOM), tapi ada juga dari Kementerian Desa, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Diharapkan nanti muncul nilai yang transparan dan objektif,” tutupnya. (cr-yk)

Hairul Subawaih/Warta Rinjani

PANGAN AMAN: Desa Pesanggrahan masuk dalam lomba pangan aman tingkat nasional.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar