PLTD Paok Motong Terbakar Diduga Mesin FMO Bocor

0
150

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Salah satu penyebab terbakarnya PLTD Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur karena bocornya mesin pemanas MFO (Marine Fuel Oil), Selasa pagi (16/3) sekitar pukul 09.35 wita.

Lima armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang sudah merembet ke bangunan pembangkit lainnya. Beruntung, api dapat dipadamkan sekitar pukul 11.15 wita setelah 32 orang regu pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api.

Meski demikian kata Kepala Seksi Pemadaman dan Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Lombok Timur, Helmy Eka Saputra, SIP, suplay aliran listrik tidak mengganggu sebagian besar wilayah Lombok Timur.

Baca Juga  Selain Somasi, ASITA Lotim Minta Rekrutmen BPPD Lotim, Diulang

Dituturkan Helmy, kebakaran terjadi lantaran alat bantu mesin pemanas MFO (Marine Fuel Oil) sebagai salah satu bahan bakar yang digunakan untuk mengoperasikan mesin diperkirakan mengalami kebocoran pada saluran menuju ke tabung knalpot mesin.

“Diduga kebocoran inilah yang memicu terjadinya nyala api sehingga┬á timbulnya kebakaran,” ujar Helmy

Kerusakan salah satu mesin ini tidak terlalu berpengaruh kepada suplay aliran listrik di Lombok Timur. Karena mesin yang terbakar bukan mesin utama. Sedangkan informasi jumlah daya yang dihasilkan pada PLTD Paok Motong sebesar 8 MegaWatt (MW), sementara kapasitas PLN sebesar 328 MW.

Baca Juga  Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

“Mesin alat bantu pemanas MFO segera diperbaiki dan diperkirakan dalam waktu 1 minggu dapat beroperasi kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala PLTD Paok Motong, Kadek Sudarmanto membenarkan kebakaran terjadi dilingkungan kerjanya.

Sesuai informasi yang didapatkan staf di PLTD Paok Motong, kata Kadek, Kebakaran tidak terjadi di mesin pembangkit, melainkan terjadi di alat bantu.
Meski demikian, tidak mengganggu pasokan daya sistem di Lombok.

“Penyebabnya masih dalam tahap investigasi,” ujar Kadek singkat. ( wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar