Polisi Ringkus Dua Penadah Curanmor

0
142

SELONG, Warta Rinjani – Jajaran Reskrim Polres Lombok Timur kembali mengungkap penadah kendaraan yang dibeli dari hasil kejahatan.
Dua orang penadah yakni Mahsan (47) dan Muhajar (27) keduanya berasal dari Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.

Kedua penadah sepeda motor hasil curian itu tidak bisa berkutik setelah polisi menginterogasi kelengkapan surat-surat kendaraan. Alhasil, pelaku tidak bisa membuktikannya, lalu digelandang ke Polres Lotim, sekitar pukul. 12.30 wita, Senin (30/12).

Penangkapan terhadap kedua penadah berdasarkan pengembangan penyidik setelah menangkap pelaku lainnya berinisial E, yang kini masih berstatus tahanan Rutan Selong, Lotim beberapa waktu lalu.

“Pelaku E, merupakan salah satu residivis yang berkomplot dengan pelaku lainnya yang kini masih Daftar Pencarian Orang (DPO) curanmor. Penadah ditangkap sekitar didepan pasar Kotaraja,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Made Yogi Purusa Utama, SIK, kepada wartarinjani.net, Senin (30/12).

Penyitaan barang bukti berupa satu unit kendaraan jenis matic merupakan hasil kejahatan yang dilakukan tersangka E bersama komplotannya di TKP Dusun Turun Tangis, Desa Suangi, Kecamatan Sakra, Lotim September 2019 lalu.

Dari hasil interogasi, kedua penadah mengakui bahwa kendaraan tersebut dibeli tanpa disertai dokumen lengkap berupa STNK dan BPKB.
Muhajar alias Kajar membeli kendaraan itu seharga Rp. 3.5 juta dari pelaku Mahsan. Demikian pula, motor tersebut didapatkan dari pelaku E dengan harga Rp. 2 juta.

Untuk penanganan lebih lanjut kata Made Yogi, kedua pelaku ditahan termasuk penyitaan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor. (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar