Puskesmas Lepak Atensi Penderita Gangguan Jiwa

0
174
GANGGUAN JIWA: Inilah Inaq Muniah dan Ijot yang tersebar di media sosial dan mengalami gangguan jiwa. (Foto spesial for Warta Rinjani)

SAKRA TIMUR, Warta Rinjani—Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi atensi serius Puskesmas Lepak Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur (Lotim). Salah satu pengidap ODGJ ini ditemukan di Tayung, Dusun Pelepok, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur.

Tim PKM Lepak, Sopiyan Hadi mengatakan, keberadaan ODGJ di Tayung ini diketahui sesuai laporan warga dari sosial media (somed). ODGJ itu belakangan diketahui bernama lengkap Inaq Muniah alias Fatimah.

“Kita mengetahuinya dari salah satu akun facebook yang tersebar. Keesokan harinya langusng kita periksa ke lokasi memastikan keberadaannya,” katanya kepada Warta Rinjani, Selasa (18/2).

Inaq Muniah dari hasil identifikasi pihaknya ternyata berusia sekitar 91 tahun. Sosok perempuan tua ini tinggal bersama anaknya, Ijot yang sudah berusia 41 tahun.

Kedua perempuan ini ketika ditemui dalam kondisi memprihatinkan. Mereka menempati sebuah gubuk yang temboknya setangah dari batako dan beratap asbes.

Baca Juga  Kadis Kominfotik NTB Targetkan 100 Persen Badan Publik NTB Informatif

Dari keterangan warga, terangnya, keduanya sudah lama menempati gubuk tersebut. Dari penuturan sejumlah warga, mereka menempati gubuk yang didiaminya itu sekitar 25 tahun.

Sopiyan yang melihat kondisi dua perempuan itu langsung menanyakan kepada keluarga terdekat. Inaq Muniah dulunya merupakan perempuan yang hidup dalam kondisi normal. Namun karena tinggal bersama anaknya Ijot alias Fatimah yang mengalami gangguan jiwa, diduga Inaq Muhiah juga ikut mengalami hal yang sama.

“Setelah kita tanya pihak keluarga terdekat, Ijot ini yang gangguan jiwa dan sudah pernah dibawa ke Selagalas tapi pulang dan ibunya jadi ikut tinggal di gubuk itu,” sambungnya.

Karena Muniah tidak mau berlainan tempat dengan anaknya, maka ibunya ini ikut tinggal digubuk tersebut.

Sadar persoalan Inaq Muniah ini merupakan persoalan tidak remeh, Sopian menyarankan kepada keluarga untuk dibawa lagi ke Selagalas. Di lain sisi, pihak desa diminta menyiapkan administrasi berupa kartu sehat dan KK.

Baca Juga  Kini, Lotim Sudah Berstatus Zona Oranye

“Karena kami dari pihak PKM Lepak siap merujuk ke RSJ di Selagalas Mataram. Kita siap merujuk ibu ini agar bisa tertangani dengan baik dan bisa normal kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Ibnu Zakir SPd mengatakan, kedua perempuan yang sempat fotonya beredar di medsos itu merupakan ODGJ. Keduanya itu sudah sering ditangani.

“Sebenarnya dulu anaknya saja yang ODGJ, tapi mungkin karena Fatimah, ibunya ini ikut menjadi ODGJ,” jelasnya.

Masih kata Zakir, dulu setelah ditangani di RSJ Selagalas, Ijot sempat sembuh dan pulang ke rumah. Namun ketika ibunya mengalami kecelakaan, penyakit Ijot kambuh.

“Dulu sering kita bawa ke Selagalas, tapi yang bersangkutan tidak tahan. Maka keduanya pulang dan sampai saat ini keadaannya kurang normal. Kami pihak desa hanya bisa memfasilitasi untuk pengobatan bila keluarga menginginkan itu. Bila tidak, pasti desa hanya memberikan kebutuhan sehari-hari nantinya,” tutupnya. (sul/pol)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar