Puskesmas Lepak Gelar Orientasi Penjamah Makanan

0
48
ORIENTASI: Puluhan pedagang warung di Kecamatan Sakra Timur diberikan orientasi mengolah makanan yang sehat. (Sulpi/Warta Rinjani)

SAKRA TIMUR, Warta Rinjani—Jajaran Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur menggelar orientasi penjamah makanan, Senin (24/2). Orientasi ini digelar dengan harapan bisa merubah prilaku masyarakat agar menkonsumsi makanan steril.

Kegiatan ini dihadiri dari Dinas Kesehatan Lombok Timur sekaligus pemateri dan petugas sanitasi lingkungan Puskesmas Lepak. Ada juga 21 pelaku usaha makanan dan warung se-Kecamatan Sakra Timur.

KMelalui Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit Dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Lombok Timur, Zakaria SKm MM menjelaskan, orientasi penjamah makanan adalah yang harus diperhatikan pada makanan yaitu higienis dan sanitasinya. “Mulai dari membelinya, pengolahan sampai penyajian makanan itu harus memperhatikan dua hal tersebut,” terangnya, Senin (24/2).

Baca Juga  Wabup Lotim : Setiap Kecamatan Harus Memiliki Group Qasidah

Hal pertama, sebutnya, adalah higienis. Yaitu usaha menjaga kebersihan dan kesehatan dari pelaku pengolah makanan. Apakah dalam prosesnya menggunakan air bersih atau tidak.

“Semua tahapan itu intinya harus dengan menjaga kebersihannya,” jelasnya.

Yang kedua, jelasnya, sanitasi maksudnya menjaga makanan yang berada di lingkungan sekitar harus terjaga kebersihannya. Baik dari kuman dan parasit termasuk pelaku usaha itu harus menjaga kebersihannya. Makanan juga harus terhindar dari bahan pengawet.

“Bahan pengawet ini seperti formalin dan boraks, kedua jenis bahan ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemprov NTB Akan Bangun Pabrik Pengolah Sampah di Lobar

Dengan memperhatikan kedua hal tadi, jelasnya, maka semua makanan yang diolah menjadi lebih steril dan sehat. Langkah ini sangat penting demi mencegah penyakit serta terhindar dari bahan berbahaya.

“Kesadaran untuk terhindar dari penyakit dan makanan yang berbahaya hanya dengan rubah prilaku yang baik untuk lebih steril,” jelasnya.

Sama halnya dengan Sri Rahmayani, petugas sanitasi dan kelestarian lingkungan Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur. Ia mengharapkan kepada pelaku usaha dan warung untuk mempraktekkan hasil dari orientasi ini agar lebih bisa menjaga kebersihan diri dan makanannya.

“Kami dari puskesmas siap mendampingi untuk menjadikan makanan yang dijual itu steril,” ucapnya. (sul)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar