Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor BKPSDM Lotim, Minta Diluluskan PPPK

0
289

LOMBOK TIMUR – Merasa tidak puas dengan hasil pertemuan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur beberapa hari lalu. Kali ini, ratusan guru honorer eks K2 datangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur.

Kedatangan para guru honorer eks K2 itu untuk menuntut agar diluluskan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tanpa mengikuti proses tes.

Sebelum mendatangi kantor BKPSD
M, para guru honorer eks K2 itu berkumpul di Taman Rinjani sambil mengumpulkan berkas diri.

Lalu Wirajaya, salah satu perwakilan koordinator eks K2 itu mengatakan, pihaknya tidak hanya menuntut untuk diluluskan PPPK, tetapi pihaknya juga menuntut agar formasi PPPK bagi pegawai eks K2 ditambah.

Baca Juga  Berdayakan Ekonomi Mustahiq, Baznas Lotim Gandeng Instansi Pemerintah
Foto : Ratusan guru honorer eks K-2 mengancam akan berunjuk rasa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. (doc)

“Kami minta formasi PPPK ini ditambah untuk kami, agar semua kami bisa terakomodir,” terang Wirajaya pada wartawan Kamis, (27/5).

Jumlah honorer eks K2 ini sebanyak 620 orang. Kata dia, rata-rata sudah mengabdi diatas 10 tahun, bahkan ada yang mengabdi sampai 30 tahun. Dan berharap agar eks K2 tersebut diluluskan tanpa melalui tes.

Dikatakannya, jika pihak BKPSDM tidak ada respon dalam dua hari kedepan, pihaknya mengancam akan menggelar aksi.

Sementara itu, menjawab permintaan dari para guru honorer eks K2 tersebut, Kepala BKPSDM Lotim, Salmun Rahman menegaskan bahwa untuk bisa lulus menjadi pegawai PPPK, harus mengikuti tes terlebih dahulu.

Salmun mengatakan, aturan tersebut sudah ditetapkan oleh KemenPAN-RB. Dengan begitu, jika mau menjadi pegawai PPPK harus lulus tes.

Baca Juga  Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

“Untuk bisa menjadi pegawai PPPK wajib mengikuti test dan mereka baru dinyatakan lulus apabila memenuhi passing grade,” ungkapnya.

Tahun 2019 lalu, sudah dilakukan proses tes untuk pegawai PPPK, formasinya pun khusus untuk pegawai eks K2. Dari 500 lebih yang mengikuti proses tes, hanya 342 orang yang lulus memenuhi standar passing grade.

Salmun kembali menegaskan, eks K2 ini tidak mungkin bisa diluluskan tanpa melalui proses tes. Sehingga untuk sementara ini, pihaknya hanya bisa melakukan pendataan ulang dengan meminta pengiriman berkas ulang. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar