Razia, Pedagang dan Penyalur Miras Tradisional Digelandang Polisi

0
75

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net –  Meski telah berulang kali dirazia, pedagang maupun penyalur minuman keras (miras) jenis tuak dan brem tak juga jera.

Kali ini, razia terhadap pedagang miras di wilayah Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur kembali digelar aparat kepolisian setempat, Jum’at malam (22/1) sekitar pukul. 21.00 wita.
Dalam razia tersebut, Polsek Pringgabaya berhasil membekuk  Supriadi, pedagang warga Dusun Apan, Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya.

Selain pedagang, polisi juga mengamankan sejumlah orang yang tengah asik menenggak miras.
Dalam penangkapan itu, razia yang dipimpin langsung Kapolsek Pringgabaya, AKP. Totok Suharyanto, SH, mengamankan sejumlah miras tradisional sebagai barang bukti. Diantaranya, tuak sebanyak 27 botol kemasan 1.5 liter, miras jenis tuak dan miras jenis brem sebanyak 18 botol kemasan 500 ml.

Baca Juga  Hari Donor Darah se Dunia : UTD Dapat Mensuplai Kebutuhan Darah di Lotim

“Miras tuak dan brem dan tiga unit kendaraan kemudian kami amankan,” jelas Totok, Sabtu (23/1).

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan Razia salah seorang penyalur, I Nengah Sueca (25) warga Pemangkalan, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, dimalam.yang sama sekitar pukul
19.30 wita.

Baca Juga  Pemkab Lotim Beri Perhatian Kepada Honda Karena Dinilai Rentan

Barang bukti yang diamankan berupa   miras tradisional jenis tuak sebanyak 80 botol kemasan 1.5 liter yang diangkut menggunakan sepeda motor  nopol: DR 4435 BE.

“Pelaku berikut barang bukti berupa sepeda motor dan miras juga diamankan untuk proses lanjut,” jelas Totok. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar