Refleksi 2019 Kasus Tindak Pidana Narkoba dan Miras

0
168

Selong, Warta Rinjani – Salah satu pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lombok Timur karena maraknya peredaran narkoba dan minuman keras (miras).

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Winarta, SIK saat konferensi pers di halaman Polres Lotim, Kamis (19/12), menyebutkan, hasil pengungkapan yang dilakukan selama satu tahun khususnya peredaran narkoba, berhasil menangani 46 kasus dengan jumlah tersangka 69 orang.

Adapun barang bukti yang berhasil dikumpulkan yaitu narkotika jenis sabu
seberat 803,33 gram, ganja 8.99 gram serta narkotika jenis pil exstasi 0.32 gram. Namun sudah dilakukan pemusnahan bersama kejaksaan.

Baca Juga  Berdayakan Ekonomi Mustahiq, Baznas Lotim Gandeng Instansi Pemerintah
Kapolres Lombok Timur, AKBP Ida Bagus Winarta, S.I.K saat Konferensi Pers di halaman Polres Lotim, Kamis (19/12) / photo : cr-yk

Ditegaskan Ida Bagus Winarta, untuk menciptakan kondisi dalam rangka memerangi penyakit masyarakat, phaknya telah berhasil menyita minuman keras tradisional (Tuak) sebanyak 1.551 liter. Diantaranya, 854 botol ukuran 1.5 liter. 7 jerigen ukuran 30 liter, 3 jerigen ukuran 15 liter, 1 jerigen ukuran 10 liter, dan 1 jerigen ukuran 5 liter. Sedangkan Bir
bintang sebanyak 100 doz dan Bir Readler 25 doz.

Baca Juga  Mantan Kades Banjar Sari Ditahan Penyidik Kejari Lotim

“Dalam kurun waktu satu tahun kasus yang berjalan 34 kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan 12 kasus yang masih berjalan,” katanya.

Selain narkotika dan miras, jajaran Polres Lotim juga berhasil melakukan penyitaan terhadap knalpot racing sepeda motor yang meresahkan masyarakat.

Pemusnahan kanlpot racing sepeda motor semata-mata untuk ketentraman kenyamanan semua khususnya bagi perayaan Natal dan tahun baru. (cr-yk)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar