Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg Bikin Warga Resah

0
136

SAKRA TIMUR, Warta Rinjani – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana akan mencabut subsidi elpiji 3 kg. Pencabutan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada semester II tahun 2020 atau bulan Juli mendatang.

Buntut wacana itu, berdampak pada kenaikan harga. Rencana tersebut mendapat respon beragam dari masyarakat.

“Masyarakat di bawah rata-rata menggunakan elpiji 3 kg. Kalau subsidi ini dicabut berarti masyarakat akan kembali masak menggunakan kayu,” ucap Ketua Karang Taruna Desa Gelanggang, Sahrul Yazid, Kamis (16/1).

Ia mengatakan, rencana pencabutan LPG 3 kg ini harus jelas. Apakah pencabutan itu terhadap harga barang atau pencabutan itu pada pemakainya. 

Baca Juga  Kapolda NTB Nilai Kapolres Lotim dan Jajaran Gagal Tegakkan Hukum

Jika pada harga barang, jelasnya, maka akan berpenagruh besar terhadap ekonomi masyarakat, terutama pedagang kecil. Terlebih saat ini masyarakat bahkan pedagang kecil menggunakan elpiji 3 kg.

Naiknya harga tersebut akan berpengaruh pada biaya usaha para pedagang. Kenaikan harga ini dipastikan akan membuat keuntungan mereka juga akan berdampak.

Ia mengatakan, jika subsidi dicabut terhadap pengguna, maka skemanya harus jelas. Pengalaman selama ini sering ditemukan pencabutan subsidi tanpa skema yang jelas.

“Namun, kita tunggu saja pemerintah, karena saya lihat masih sebatas rencana. Kita lihat kebijakannya bagaimna,” ucapnya.

Terpisah, pemilik Juragan Food (JF), Muazzin mengatakan, rencana kenaikan elpiji 3 kg akan membuat pedagang semakin menambah biaya.

Baca Juga  Kurang Dari 24 Jam, Ibu Pembuang Bayi di Sikur Ditangkap

“Pedagang rata-rata menggunakan elpiji 3 kg. Kalau subsidi dicabut berarti akan mahal,” ucapnya. 

Sementara seorang agen LPG, Ahmad Hardi mengatakan, wacana tentang rencana pencabutan subsidi elpiji 3 kg sedang ramai diperbicangkan. Wacana ini terutama di kalangan masyarakat bawah. 

“Tadi saja sempat ditanya oleh salah satu pembeli dengan hal tersebut, tapi tidak bisa saya jelaskan karena belum pasti. Buktinya sampai saat ini harga masih normal saja,” ucapnya. (cr-pol)

Berita & Photo : Saipul Yakin/Warta Rinjani
Berita Photo : “MASIH NORMAL” Harga elpiji 3 kilogram yang beredar di pasaran masih normal.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar