RSUD Selong Tangani “Suspek Virus Corona”

0
1713

SELONG, Warta Rinjani—Merebaknya virus corona di China membuat seantero dunia geger. Menyadari bahaya virus ini, jajaran RSUD Soedjono Selong menggelar simulasi penanganan virus tersebut.

“Sebagai rumah sakit rujukan di Lotim, penting melakukan persiapan. Salah satunya dengan melakukan simulasi penanganan virus mematikan ini,” kata Ketua Tim Penanganan Virus Corona Lombok Timur, Nurkristri Permatasari Amin, Jum’at (14/2).

Sebelum melakukan simulasi ekstrenal, terlebih hal sama dilakukan secara internal. Simulasi ini dilaksankan demi mengantisipasi kemungkinan adanya suspek virus tersebut.

Di Lotim sendiri belum ada terdeteksi suspek virus mematikan tersebut. Namun, menurutnya, penting menyiapkan diri sebelum virus ini masuk ke Lotim. 

Kekhawatiran pihaknya cukup beralasan. Ini karena daerah ini merupakan penyumbang terbesar tenaga kerja indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW). Tidak menutup kemungkinan virus tersebut bisa masuk ke Lotim lewat jalur tersebut. 

Ia menjelaskan, pengiriman TKI dan TKW ini tidak hanya menyasar China, tapi juga Malaysia. Karena itu, sangat penting dilaksanakan antisipasi.

Baca Juga  Pemkab Lotim Terima Bantuan KJA Senilai Rp. 10 Miliar

Dalam kegiatan tersebut melibatkan seluruh puskesmas di Lotim. Dilibatkannya Puskesmas lantaran pelayanan harus dimulai dari bawah.

“Karena pelayanan rujukan itu sifatnya berjenjang, dari puskesmas ke rumah sakit daerah, baru nanti ke rumah sakit provinsi. Maka perlu simuslasi ini dilaksanakan bersama,” ucapnya. 

Ia mengklaim, tim medis RSUD Soedjono Selong sudah siap menangani virus mematikan tersebut. Baik dari segi peralatan maupun tenaga medisnya.

Kesiapan tersebut, katanya, yakni dari ruang isolasi, penutup kepala, jubah, masker N95, sarung tangan panjang dan sepatu bot. 

Ia mengatakan, untuk tenaga medis yang akan menangani virus corona juga sudah siap. Tenaga ini disebutnya memiliki tenaga khusus, yakni dari tenaga di IGD, radiologi, laboraturium dan sampai penangan pada pasien. 

Alhamdulilillah, semua pihak mengapresiasi, dan masyarakat diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasanya,” terangnya. 

Baca Juga  Curanmor Modus Tebus Lagi Marak di Lotim, 7 Pelaku Diamankan

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Soedjono Selong, Lalu Harianto Sutrisno mengatakan, terkait dengan virus corona ini RSUD Soedjono Selong memiliki beberapa agenda kedepan. Simulasi disebutnya sebagai bentuk pencegahan.

Ia mengatakan, Lotim sebagai salah satu kabupaten dengan penduduk 1,2 juta jiwa dan penyumbang TKI terbesar di NTB harus menekan virus tersebut. Daerah iini dipastikan agar sampai kemasukan virus memastikan itu.

RSUD Selong disebutnya satu dari tiga rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani virus tersebut. Dua ruamh sakit lainnya yakni RSUP NTB dan RSUP Manambae Sumbawa.

Ia mengatakan, RSUD juga memiliki alat yang cukup standar, terutama alat deteksi yang RSUD miliki. Bahkan terkait virus mematikan ini, katanya, sudah ada alat deteksi dari bandara. 

“Selama satu bulan ini kami juga intens komunikasi dengan dinas terkait. Hasilnya untuk virus ini masih tidak ada,” tegasnya.

Karena itu, masyarakat diimbau tenang karena mekanisme pelayanan sudah dipersiapkan dengan maksimal. (cr-pol) 

Saipul Yakin/Warta Rinjani

SIMULASI: Jajaran tenaga medis RSUD Soedjono selong kala menggelar simulasi penanganan suspek virus Corona.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar