Satlantas Polres Lotim Bentuk Tim PAGAR

0
242
Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Imam Maladi ST SIK. (Suhaidi/Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—Berbagai cara dilakukan pihak Satlantas Polres Lotim menekan angka kecelakaan. Salah satunya dengan memberikan masyarakat edukasi terkait keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Imam Maladi ST SIK menegaskan, pihaknya tengah membentuk tim Patroli Anti Pelanggaran (Pagar). Tim ini dibentuk sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Tim tersebut bertugas mengantisipasi terjadinya tindak pelanggaran. Bukannya tidak mungkin kegiatan razia yang dilakukan Satlantas selama ini bisa terbaca oleh masyarakat yang tidak melengkapi dirinya dengan kelengkapan alat  keselamatan dan surat-surat kendaraan,” ujarnya, Senin (18/2).

Agar tidak terbaca, jelasnya, trik yang dilakukan yakni melakukan mobile dengan cara hunting. Dimana tim-tim yang tidak masuk bagian razia akan bergerak mengejar pengguna kendaraan.

Baca Juga  Polsek Sakra Gerebek Rumah Penjual Miras Tradisional

Katanya, tim ini akan dilatih menjadi pengendara yang handal. Lewat cara ini, personil tim yang terjun bisa menguasai medan dengan baik.

Sistem hunting ini tambahnya, dapat memberikan efek positif terhadap calon-calon pelanggar. Efek itu terutama bisa menimbulkan perasaan jera dan tidak ingin mengulangi pelanggaran.

Diakuinya, kegiatan razia kendaraan ini sebagai upaya meminimalisir angka kecelakaan. Korban jiwa terjadi berawal adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pengendara itu sendiri.

Selain penegakkan hukum, Satlantas juga akan melakukan pendekatan lain yakni sosialisasi ke sejumlah tempat yang dianggap daerah rawan kecelakaan. Misalnya ke sekolah, masyarakat di tingkat desa dengan melibatkan aparat desa dan Bhabinkamtibmas.

Ia juga akan mengaktifkan gerakan Kopling (Kopi Keliling). Dalam gerakan ini pihaknya akan memberikan pemahaman kepada orang tua dan guru-guru di sekolah. Dengan demikian para siswa dapat menggunakan kendaraan dengan baik dan benar. 

Baca Juga  Bahas PDAM, LSM LIRA -Anggota Komisi III, Bersitegang

Dia menambahkan, penegakkan hukum dilakukan secara terus menerus. Karena ini merupakan operasi rutin yang harus dilaksanakan Satlantas Polres Lotim sesuai arahan Kapolda NTB. Berbeda halnya dengan operasi terpusat yang memiliki batas dan  waktu yang telah ditentukan.

Ia juga mengimbau kepada semua pihak terutama pengguna kendaraan yang merubah bentuk kendaraan yang tidak sesuai pabrikan (modifikasi) untuk tidak menggunakan di jalanan. Termasuk menggunakan knalpot racing. Tidak hanya mengganggu diri sendiri juga mengganggu ketertiban umum.

“Sudah banyak masukan mereka yang menggunakan knalpot racing mengganggu orang yang sedang beristirahat dan beribadah. Karenanya, pasti kita tindak dan kendaraannya akan ditilang dan disita,” tegas Imam Maladi. (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar