Selain Somasi, ASITA Lotim Minta Rekrutmen BPPD Lotim, Diulang

0
159

LOMBOK TIMUR – Tidak diikutsertakan Anggota Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Lombok Timur menjadi salah satu rekrutan anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur menimbulkan pertanyaan besar.

Mengacu kepada UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan, ASITA berada di sembilan unsur kepengurusan BPPD dari unsur Asosiasi Kepariwisataan.

Menurut Ketua ASITA Lombok Timur Heri Martha Wijaya, tidak dilibatkannya anggota ASITA Lotim dalam seleksi BPPD Lotim mengindikasikan ada sesuatu hal yang disembunyikan oleh leading sector bersangkutan. Padahal, dalam kepengurusan BPPD Lotim pada periode sebelumnya kehadiran perwakilan dari ASITA selalu ada didalam struktur badan non pemerintah tersebut.

“Saya heran, kok perwakilan ASITA tidak ada yang muncul. Inikan aneh. Kami tidak ada undangan. Bahkan saya baru tahu setelah rekruitmen personil BPPD telah selesai diproses,” ungkap Heri Martha Wijaya kepada media ini, Jum’at (10/6).

Baca Juga  Bang Zul : Anak Muda Harus Bisa Menyatukan

Bagi Heri, tidak dilibatkannya ASITA menjadi salah satu bagian dalam seleksi rekrutmen calon pengurus BPPD Lotim suatu ketidakniscayaan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim.

Masih dikatakan Heri, dalam struktur pengurus BPPD Lotim haruslah orang-orang yang berkompeten dan memahami dunia pariwisata. Bukan asal comot hanya untuk sekedar menduduki kursi-kursi yang telah disediakan.

“Jangan asal comot orang-orang yang tidak berkompeten, itu percuma. Dan kedepannya tidak ada hasil yang didapatkan. Hanya menghambur-hamburkan uang APBD saja,” tambah Heri menimpali.

Baca Juga  Sembalun Jadi Pusat Pembelajaran Gratis

Kendati demikian, mantan Wakil Ketua BPPD Lotim Periode pertama ini berupaya akan bertemu dengan Dispar Lotim untuk membahas keterwakilan ASITA dalam struktur kepengurusan BPPD Lotim.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan berkomunikasi bersama BPPD NTB untuk membahas masalah yang terjadi dalam rekruitmen BPPD Lotim.

“Kami akan bersurat ke kepala dinas untuk membahasnya. Jika masalah ini tidak digubris kami minta dilakukan seleksi ulang secara terbuka dengan melibatkan semua pihak terkait. Bahkan, dengan terpaksa ASITA Lotim akan melakukan somasi,” tegas Heri Martha Wijaya. (wr-di)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar