Seruni Mumbul Pertahankan Kearifan Lokal Melalui Wisata

0
155

PRINGGABAYA, Warta Rinjani – Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur bakal terus meningkatkan inovasi dalam bidang pariwisata.

Kepala Desa Seruni Mumbul, Tajuddin kepada Warta Rinjani, Senin (3/2) mengatakan, dirinya dan perangkat desa lainnya akan terus mengembangkan wisata dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki. Hal ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Seruni Mumbul. Dibalik itu, ia ingin mempertahankan kearifan lokal yang dimiliki desanya.

“Sejak dahulu masyarakat Desa Seruni menghabiskan waktunya di laut untuk menangkap ikan. Namun ada kearifan lokal yang kami jaga,” ucapnya.

Kearifan lokal yang dimaksud adalah ketika air laut surut. Masyarakat sejak dahulu secara bersama-sama mencari keong dan ikan yang kemudian dimasak dan disantap secara bersama.

Kebiasaan itu masih dilakukan hingga saat ini. Hal itu merupakan salah satu alasan pengembangan wisata Desa Seruni Mumbul.

Baca Juga  Bang Zul : Anak Muda Harus Bisa Menyatukan

“Desa kami ini memwiliki kearifan lokal yang tidak boleh terhapus oleh zaman. Sehingga melalui potensi alam yang kami miliki, kami akan mempertahankannya. Selain itu, kami yakin melalui pengembangan destinasi wisata, prekonomian masyarakat akan lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekertaris Desa Seruni Mumbul, Aunurrofik mengungkapkan, persiapan wisata mangrove telah dimulai minggu yang lalu. Persiapan ini dilakukan bersama masyarakat desa untuk menata mangrove dengan lebih dulu menata akses jalan terlebih dahulu.

Selanjutnya, Aunurrofik mengungkapkan, target penyelesaian wisata mangrove akan disegerakan. Paling lambat diproyeksi sudah beroperasi 2021 mendatang.

Tak sungkan, ia menyebut anggaran yang bakal dihabiskan untuk wisata  seluas 1.5 hektar ini sebesar Rp. 800 juta. Hal itu setelah dilakukan perhitungan anggaran sesuai model penataan. Namun begitu, anggaran sementara baru dapat dipersiapkan sebesar Rp. 500 juta. 

Baca Juga  Bunda Niken Ajak Kader PKK NTB Maksimalkan Penggunaan Aplikasi SIP Posyandu

Dijelaskan, untuk dapat memaksimalkan pembangunan wisata tersebut, ia akan melakukan segala daya dan upaya demi kesejahteraan masyarakatnya. Karena itu, dirinya berharap adanya support dari pemerintah daerah dan provinsi untuk menndukung program desa memajukan ekonomi rakyat.

“Untuk wisata mengrove sendiri, kami sudah melakukan persiapan sejak satu minggu yang lalu. Kami memulai dari penataan lokasi untuk jalan. Selain itu, menanam pohon mangrove sesuai desain,” bebernya.

Untuk wisata ini, jelasnya, ia perkirakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 800 juta. Namun saat ini kami baru mampu siapkan Rp 500 juta.

Dari jumlah ini, tentu pihaknya berharap kepada pemerintah daerah maupun provinsi untuk ikut serta bersinergi membangun ekonomi rakyat melalui wisata. (cr hen)

Berita & Foto : Hendri Setiawan/Warta Rinjani
Berita Foto : “TANAM MANGROVE” Warga dan Pemerintah Desa Seruni Mumbul menanam pohon mangrove sebagai tambahan destinasi wisata.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar