Sistem Sensus Penduduk Online BPS Diapresiasi

1
123
Camat Pringgasela, Urip Sopian (Foto: Hairul Subawaih/Warta Rinjani)

PRINGGASELA, Warta Rinjani—Sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sedang berlangsung untuk tahun 2020. Dalam sensus tersebut, lembaga tersebut menggunakan sistem online.

Camat Pringgasela, Lombok Timur, Urip Sopian mengaku, sensus penduduk memiliki peranan sangat positif dalam membantu pemerintah. Baik mulai dari pemerintah desa sampai seterusnya.

“Kegiatan ini berkaitan sekali dengan data penduduk dari masing-masing jenjang,” sebutnya, Rabu (19/2).

Selama ini, jelasnya, sensus penduduk sudah 6 kali dilaksanakan. Namun demikian data kependudukan masih banyak yang belum valid. Sensus dilaksanakan sejak 1961 sampai tahun 2020. “Sensus kali berarti yang ketujuh kalinya,” jelasnya.

Sensus penduduk kali ini disebutnya memiliki perbedaan cara pendataan. Dulu petugas langsung ke masyarakat sendiri dalam memverifikasi data dan mewawancarai, sedangkan saat ini sensus bisa dilaksanakan secara online.

Baca Juga  Wabup Lotim : Setiap Kecamatan Harus Memiliki Group Qasidah

Pada periode pertama sensus penduduk kali ini, sebut Urif, pihak BPS akan melaksanakannya mulai dari tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Dalam rentang waktu itu akan fokus pengisiannya dalam bentuk online. 

Sementara pada periode kedua dari tanggal 1 sampai 31 Juli 2020, BPS akan turun melakukan verifikasi langsung ke masyarakat.

“BPS memiliki tim khusus dalam melakukan sensus. Nantinya akan rekrut dari masing-masing desa yang ada. Petugas yang direkrut paling tidak memiliki HP android dan paham tentang penggunaan aplikasi,” ujarnya.

Baca Juga  Industri Pencucian Sarang Walet Bisa Tingkatkan Nilai Ekspor

Namun dalam menentukan petugas sensus, jelas Urip, BPS akan merekrut sendiri dan memprioritaskan petugas sensus yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Jika pun

ada tambahan petugas, BPS akan melakukan perekrutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat  pihaknya tidak mau merekrut petugas yang kerjanya lambat.

Urip berharap dengan adanya sensus penduduk 2020, khususnya di Kecamatan Pringgasela agar data penduduk benar-benar valid. Mengingat selama ini masih banyak data penduduk belum valid terutama yang dikirim dari desa lantaran masih banyak perbedaan.

“Sensus ini betul-betul data penduduk valid dan satu. Jadi ketika ada perbedaan yang wajar dan tidak terlalu jauhlah,” sebutnya. (yk)

1 KOMENTAR

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar