Siswi SMP Islam As-Sunnah Terancam Gagal UN

14
5035

AIKMEL, Warta Rinjaniโ€”Tanpa sebab pasti sejumlah siswa di SMP Islam As-Sunnah Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel Lombok Timur (Lotim) diberhentikan pihak sekolah. Siswa yang dikeluarkan ini rata-rata adalah kelas tiga dan hendak mengikuti Ujian Nasional (UN).

“Bukan hanya anak saya yang kaget dan heran, saya juga shok mendengar hal terssbut,” kata Sawaludin, salah seorang wali murid kepada Warta Rinjani, Minggu malam (9/2).

Sawaludin mengatakan, ia sebagai seorang ayah sangat tidak menerima jika anaknya tidak bisa mengikuti UN. Terlebih ia sendiri sudah mecoba menanyakan kebijakan pihak sekolah, tapi tidak mendapat jawaban.

Ia ingin tahu apa penyebab anaknya dikeluarkan dari Ponpes tersebut. Namun pihak ponpes hanya menunjukan kertas yang berisi catatan dan poin pada setiap pelanggaran.

Namun, menurutnya ini tetap saja aneh. Mestinya, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siswa diberikan peringatan kesalahan, bukan tiba-tiba dikeluarkan.

Selain itu, ia mengaku heran lantaran tidak mendapat penjelasan apa-apa. Alih-alih mendapat jawaban yang diinginkan, ia justru diminta mengangkat barang-barang anaknya yang masih berada di asrama pondok putri.

Baca Juga  Suntik Vaksinasi Covid-19 Capai 100 Persen

Andai pelanggaran seperti telat keluar dari kamar mandi, telat pasang gamis, telat pasang cadar dianggapnya pelanggaran sepele. Apalagi bentuk pelanggaran seperti kumpul dan bercanda dengan teman santriwati satu pondok pun dianggap lumrah.

Berbeda jika santri di sana melakukan pelanggaran seperti telat shalat, telat ngaji, dan ia tidak punya prestasi akademik. Baginya, jika hukuman yang diberikan pihak pondok adalah lumrah.

“Namun ini pelanggaran yang sifatnya remeh dibesar-besarkan,โ€ tegasnya.

Ia menceritakan, pada saat anaknya kena operasi amandel, pihak sekolah tidak percaya. Pihak sekolah Baru percaya setelah ia menunjukan surat rujukan dari dokter. Itu pun, katanya, ada penundaan operasi dari pihak rumah sakit.

“Jadi waktu itu ada penundaan operasi, tapi pihak sekolah tidak mau tahu. Bahkan, anak yang lagi sakit disuruh balik ke Ponpes, ini kan aneh,” herannya. 

Buntut dari kejadian itu, kini ia mencarikan anaknya sekolah baru agar bisa mengikuti ujian. Namun, berapa sekolah tidak bisa menerima lantaran data UN untuk SMP sudah dikirim. 

Ia coba memasukkan anaknya kembali Ponpes semula. Hanya saja, ponpes tersebut tetap menolak.

Baca Juga  71 Orang Ikuti Tes Akademik Seleksi Balon Pilkades

Dari keterangan yang disampaikan pihak ponpes, jelasnya, bukan hanya anak Sawaludin saja yang dikeluarkan, tapi juga tercatat ada 15 orang yang dikeluarkan. Rata-rat dari 15 orang ini hendak ujian.

Senada juga disampaikan Kartini. Orangtua murid yang satu ini juga mengaku shok. Selain itu juga, yang paling ia takutkan adalah semangat anaknya yang ingin terus sekolah jadi hilang. 

“Sekarang anak saya agak murung dan ingin seceptnya ujian. Saya berharap ada solusi dari perosoalan ini, terutama dari Dinas Pendidikan karena ini menyangkut masa depan anak,” ucapnya.

Terpisah, jajaran pengelola Ponpes As-Sunnah yang dikonfirmasi media ini memilih bungkam. Tdaia ada klarifikasi jelas yang diberikan terkait dikeluarkannya 15 santrinya.

“Saya tidak bisa berikan jawaban terkait persoalan santriwati yang kami keluarkan. Saya harus konfirmasi dengan pimpinan,” ucap Kepala Sekolah SMP Putri Assunah Bagik Nyaka, Khaironi.

Saat didesak terkait alasan dikeluarkan santrinya, Khaironi tetap bersikukuh tidak memberikan jawaban. Ia hanya beralasan demi menjaga nama baik ponpes. Jika ia diizinkan dipastikan ia akan memberi konfirmasi terkait keluhan orangtua siswa. (cr-pol/cr-hen)

Hendri Setiawan/Warta Rinjani

BUNGKAM: Jajaran Ponpes Assunnah Bagik Nyaka, Aikmel bungkam saat diminta klarifikasi terkait dikeluarkan siswinya.

14 KOMENTAR

  1. Subhanallah๐Ÿ˜ฐ
    ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ
    Ma’had As-sunnah bagik.nyaka adalah rumah yg pernah saya huni selama 6thn -+
    Di mana saya menerima dan merasakan bnyk hal , sy tidak pernah menyesal sedikitpun telah berada di sana selama itu namun, yg sy sygkan adalah diri sy sendiri yg kurang puas dengan apa yg Dy perbuat disana.
    Bismillah…….. ุณู‡ู„ ุงู„ู„ู‡ ู„ู†ุง
    Untuk ortu anak yg Mrs TDK di berikan penjelasan (Mrs di rugikan) semoga ttp sabar dulu dan menjaga lisan untuk TDK so’udzor di karenakan pondok TDK mungkin memberikan keputusan tanpa dalihh yg TDK di pertimbangkan.
    Semoga ini bisa di bicarakan dengan baik”
    Alih-alih tersebar media “artikel” seperti ini bukan solusi terbaik untuk penyelesaian mslh
    Wajar ,, mungkin karna kalian TDK bs menerima alasan yg sepele perihal poin” dari pondok “sy pribadi paham” pasti terbetik tanda tanya yg besar.
    Namun Ahsannya berbicara dngn keluarga saja dulu dan pihak” pondok yg berwewenang sampai benar benar tidak ada keterangan sama sekali ataupun pihak” pondok murni bungkam dan TDK ada respon.
    Tanpa membuat pikiran Masya rakat berfikir yg tidak”๐Ÿ™๐Ÿคง

    Adapun para ustadz” & ustdzah”
    Semoga masalah ini bisa segera di jernihkan
    Bagaimana pun setiap orang membutuhkan penjelasan dlm setiap hal “ortu” sngt menginginkan anak mrk untuk sukses nmn adakalanya anak yg TDK brsha untuk mewujudkannya , ,. Dalam perkara ini semoga ust & ustzh bs memberikan penjelasan
    Jika menyangkut nm baik sekolah sekalipun tetap saja ustd dan ustzh harus berbicara(memberikan penjelasan)
    Ust & ustzh yg lebih tau bagaimana seharusnya menghadapi situasi seperti ini๐Ÿ™๐Ÿ˜ฐ๐Ÿค—

  2. Sekalipun ini Hoax , ,, nggk bagus banget Novel nya menyangkut nama besar ust yg bersangkutan di sana terlebih lagi jadi sorotan Masya rakat yg mudah terpengaruh kan jadi berkesimpulan yg nggk” , baru aja ini sudah ada anak SMA yg nyalahin markas baca artikel ini ucapnya “iya ih markas lasing ketatnya keterlaluan”
    ๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜ฐ Nggk enak tak denger

  3. Harusnya pihak pondok lebih bijak lagi, ini masalah Masa depan anak Dan psikologis anak , tidak bisa sewenang2 begitu mengambil.keputusan, bagaimana orang tertarik untuk mempelajari sunah kl begini, keras kepala Dan egois bukan sifat nabi

    • Bismillah….
      Ukh Ahsan pemikirannya ๐Ÿค—
      Tapi tolong ๐Ÿคง๐Ÿคง๐Ÿคง๐Ÿ™jangan bawa” Maslah Sunnah Rasulullah dengan kt egoisss,,,๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ Ma’had murnii mengajarkan bagaimana berprilaku dan bertatakrama dengan baik hal” positif dan nggk ada sedikitpun pendorong yg mengarah ke hal yg nggk bener, mrk lebih tau mana yg terbaik untuk di lakukan insya Allah mrk lebih memikirkan hal ini dengan matang” soooo insya Allah kalo memang ada jln keluar yg bisa nggk ngeluarin anak didik mrk pasti pilih , tp mungkin memang dasarnya kslhan peserta didik TDK bisa dintoleransiiii #syukron fitrida

  4. Kita menghormati kebijakan pondok dlm rangka menerapkan disiplin santri2nya, tapi alngkah bijaknya kalau generasi penerus jgn dirugikan dlm hal UN, solusinya utk kedepan mungkin sebelum menjelang UN alangkah bijaknya jikalau anak yg bermasalah disarankan pindah sekolah agar anak jgn jadi korban.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar