Soal Kuota CPNS dan PPPK Lotim, BKPSDM Akui Ada Kesalahan Teknis

0
189

LOMBOK TIMUR – Minimnya jumlah kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahun 2021, disebabkan karena adanya kesalahan tekhnis yang dikirim ke Kementerian Pendayagunaan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan-RB).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman saat ditemui dikantor DPRD beberapa hari lalu.

Ia juga mengaku bahwa format yang dikirim saat itu bukan formasi yang dibutuhkan, melainkan format yang berisikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca Juga  Selain Somasi, ASITA Lotim Minta Rekrutmen BPPD Lotim, Diulang
Foto : Kepala BKPSDM Lotim Drs. Salmun Rahman (doc)

“Sebenarnya format yang harus kami kirim itu jumlah formasinya, bukan jumlah orang atau nama. Jadi miss-nya disitu,” terang Salmun kepada wartawan, Kamis, (10/6).

Akibat keliruan tersebut, Formasi CPNS dan PPPK yang didapatkan Lotim paling sedikit dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Beberapa waktu lalu, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. HM Juaini Taofik, M.Ap Lotim terbang langsung ke kantor Kemenpan-RB untuk mengusulkan tambahan kuota. Akan tetapi, usulan tersebut ditolak dikarenakan sudah memasuki proses tes, bukan lagi proses perencanaan.

Baca Juga  Polres Lotim Gelar Upacara Sertijab Perwira

“Tidak mungkin juga Kemenpan-RB bekerja dari awal lagi. Tapi tahun depan kita akan diberikan formasi lebih besar, usulan kita juga sudah ditampung,”

Dirinya berjanji akan menjadikan kesalahan tersebut menjadi pelajaran bagi pihaknya. Untuk pengajuan formasi pada tahun 2022 mendatang, ia juga berjanji akan melakukan pendataan lebih awal. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar