Sosok Inspiratif : Nenek Pengepul Rumput Laut Harapkan Bantuan Modal

0
65

WARTA RINJANI – Umur bukan jadi halangan bagi Inaq Nursasih (57) untuk menggeluti usahanya sebagai pengepul rumput laut. Bahkan, disisa-sisa hidupnya, nenek yang tinggal di Dusun Kuang Wae, Desa Menceh, Kecamatan Sakra, Lombok Timur ini, mampu mengangkat ekonomi keluarganya lebih dari cukup.

Dalam sehari, Inaq Nursasih bahkan meraup keuntungan Rp. 400.000 hingga Rp. 500.000, menjajakan rumput lautnya ke Pasar Tanjung Luar.
Tidak jarang petani rumput laut dari berbagai tempat menjual hasilnya ke tempatnya.

“Rumput laut dibawa ke pasar Tanjung Luar mencapai 4 sampai 5 karung setiap hari,” tutur Inaq Nursasih kepada Wartarinjani.net.

Masih tutur Inaq Nursasih yang kini memiliki dua orang anak itu mengaku, penjualan per bak – nya dihargai Rp. 70-80 ribu.
Bahkan, sesekali menjual ikan dibeberapa tempat jika rumput lautnya terjual habis.

Baca Juga  Gubernur NTB Buka Ruang Dialog yang Tertutup Selama 25 Tahun

Namun, Inaq Nursasih menyadari bahwa tidak selamanya ia harus berkeliling setiap harinya oleh karena usianya yang sudah memasuki masa renta.

“Saya ingin tambah modal untuk mengembangkan usaha rumput laut ini. Saya juga ingin berdagang dengan cara memiliki tempat usaha yang permanen sehingga tidak harus berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya,” harapnya.

Kendati selama ini kata Inaq Nursasih, belum sekalipun lembaga keuangan yang menawarkannya untuk meminjamkan modal usahanya.
Namun, ia tidak patah arang walaupun dengan minimnya modal yang dimilikinya.

Baca Juga  SMSI Temui MPR RI: Soal Penembakan Wartawan, Komnas HAM Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta

“Saya berharap pemerintah maupun lembaga keuangan memberikan kesempatan kepada kami yang ingin mengembangkan usahanya,” pinta Inaq Nursasih.

Menanggapi keluhan warganya, Kaur Kesra Desa Menceh Rohmi, S.AP, berjanji akan mencarikan solusi dalam mengembangkan usaha berupa pemberian bantuan modal usaha.

“Pemdes bersama kepala desa akan mencarikan solusi untuk memberikan modal usaha bagi warga yang kesulitan modal seperti pengepul rumput laut,” ujarnya.

Termasuk memberikan pelatihan usaha baik bentuk pemasaran dan pengolahannya. (cr-sul)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar