Tak Berizin, 4 Lokasi Penambangan Galian C di Lotim Ditutup

0
458

LOMBOK TIMUR – Tidak mengantongi izin, sekurangnya empat titik lokasi penambangan galian C di Lombok Timur terpaksa ditutup paksa Satpol PP.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Lotim, Sunrianto, S. Kom menyatakan empat galian C yang tidak memiliki izin tersebut berlokasi di Kecamatan Masbagik dengan pemilik yang berbeda.

“Ada di Dusun Glogor Desa Lendang Nangka, Masbagik pemilik inisial M, ada di Dusun Gonjong Desa Lendang Nangka atas nama inisial Z, di Dusun Ruse Gonjong Desa Lendang Nangka atas inisial L. Dan yang terakhir di Dusun Gonjong Desa Lendang Nangka inisial A,” terang Sunrianto, Kamis (15/4).

Baca Juga  Sembalun Jadi Pusat Pembelajaran Gratis

Bukan hanya empat tambang yang tak berizin, sambungnya, tercatat masih ada sembilan target tambang C yang tidak memiliki izin dan segera akan disegel.

Selain tak memiliki izin, semua lokasi tambang itu bukan kawasan tambang yang sesuai tata ruang dan aktivitas tambang tersebut. Penambangan itu juga berpengaruh terhadap mata air Tojang, yang beberapa tahun terakhir terjadi penurunan debit air yang dimanfaatkan oleh PDAM. Sumber mata air Tojang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Masbagik, Selong dan Labuhan Haji. Acapkali, kemacetan distribusi air ke pelanggan diyakini karena adanya pengaruh tambang liar tersebut.

Baca Juga  Lima Pelaku Kepemilikan Sabu Diringkus Satresnarkoba Lotim

“Sesuai Undang-Undang No. 17 tahun 2019 tentang sumber daya air, tentu menjadi kewajiban kita semua baik pemerintah dan masyarakat untuk melindungi sumber mata air itu,” katanya.

Adapun tindakan yang dilakukan ialah melakukan penyegelan, memasang plang penutupan galian C dan memberi saran secara humanis agar galian tersebut tidak diteruskan. Terkecuali batu yang sudah dipecahkan, boleh di jual oleh pemilik galian. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar