Terima Kasih Pak Rohman Farly, Selamat Bekerja Pak Taofik

0
200
DILANTIK: Sekda baru Lombok Timur, HM Juaini Taofik dilantik oleh Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy MM. (Fathur Roziqin/Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—H Rohman Farly akhirnya menuntaskan tugasnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur. Berakhirnya masa jabatan sosok birokrat falmboyan ini ditandai dengan dilantiknya Sekda baru, H Juaini Taofik, Rabu (19/2).

Sepanjang mengawal kepemimpinan di Lombok Timur, Rohman tercatat sebagai birokrat yang sukses mengambil peran-peran strategis. Peran-peran tersebut terutama menyangkut  kebijakan yang yang diterapkan oleh Bupati H Ali Bin Dahlan dan wakilnya, H Hairul Warisin.

“Sepanjang beliau memimpin, kondisi daerah dari sisi stabilitas juga sangat baik,” ucap Sekda baru Lotim, H Juaini Taofik.

Dalam mengawal kepemimpinan daerah lewat jalur birokrasi, jelasnya, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok tersebut. Kemampuan personal Rohman sebagai tampuk pimpinan di birokrasi disebutnya pantas menjadi contoh.

Dari sisi prestasi, terangnya, H Rohman Farly telah berbuat banyak untuk Lombok Timur. Tidak sedikit karya yang telah ditinggalkan untuk daerah Gumi Patuh karya tersebut.

Secara pribadi, ucap Taofik, tugasnya sebagai sekda baru cukup berat. Sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) 18/2016., salah satu tugasnya adalah harmonisasi birokrasi.

Harmonisasi di level bawah, terangnya, terutama menyangkut pola hubungan kerja yang kondusif antara semua perangkat daerah. Di Lotim sendiri, sedikitnya ada sekitar 38 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan menjadi pengawasannya.

Baca Juga  Lotim Belum Terima Laporan Adanya Pasien Positif Varian Baru Covid-19

Harmonisasi ini disebutnya penting untuk mewujudkan visi misi kepala daerah. Target kepemimpinan Lotim di bawah Bupati HM Sukiman Azmy dan wakilnya, H Rumaksi harus disongsong agar bisa terwujud.

Tugas lain yang akan diambil yakni melakukan sinkronisasi dan dinamisasi. Dari 38 OPD yang ada harus disesuaikan krannya dalam mengawal kepemimpinan daerah.

Terpisah, Sekda demisioner H Rohman Farly menyampaikan harapannya terhadap sekda yang baru. Dalam tugas nanti hendaknya mampu mengawal dan mengamankan kebijakan pimpinan daerah.

“Beliau, Pak Taofik juga kita harap agar bisa merencanakan arah pembangunan sebagaimana cita-cita pemimpin kita dalam visi misinya,” ucapnya.

Sekda sebagai kekuatan ketiga dalam kepemimpinan di daerah, terangnya, harus bisa menjadi perekat kedua unsur pimpinan. Sekda jangan sekali-kali membuat hubungan personal kedua pimpinan menjadi renggang.

Berada di tampuk tertinggi jabatan birokrasi di daerah, tak lupa Rohman mengingatkan agar dalam tugas nanti Taofik selalu memudahkan urusan orang lain. Jangan sekali-kali urusan orang lain dipersulit.

Baca Juga  Pemkab Lotim Terima Bantuan KJA Senilai Rp. 10 Miliar

“Itu harapan kita. Dengan begitu perjalanan kepemimpinan di daerah kita ini akan semakin baik di masa datang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy MM dalam pelantikan sekda yang baru tak lupa menyampaikan terima kasih atas pengabdian H Rohman Farly. Selama menjabat, sosok ini disebutnya telah membuat dirinya dan wakilnya merasa sangat terbantu dalam tugas-tugas kedinasan.

“Beliau mengabdi terhitung 14 Maret 2014 hingga 14 Februari 2020,” terangnya.

Dengan berakhirnya masa jabatan Rohman sebagai sekda, diharap tetap bisa memberi kontribusi bagi pembangunan daerah. Tenaga dan pikirannya masih tetap dibutuhkan oleh daerah.

Terhadap sekda baru, Sukiman mengingatkan terkait tugas-tugas yang akan diemban. Tiga tugas pokok seperti harmonisasi, dinamisasi dan fasilitasi harus dilaksanakan.

Khusus untuk peran harmonisasi, ia mengingatkan bahwa saat ini tidak sedikit pihka-pihak yang ingin melihat hubungannya dengan sang wakil, H Rumaksi terpecah. Hubungan baik yang telah terbina hendaknya mampu terus direkatkan hingga masa mendatang.

“Kita bisa lihat di banyak tempat, belum sampai setahun, dua tahun, hubungan kepala daerah sudah pecah. Kita tidak ingin seperti itu,” tegasnya.

Karena itu, dalam tugas harmonisasi ini, sekda baru harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Sekda baru diminta tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah. (qin)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar