Turun Jabatan, Oknum Kasek Ogah Dipindah

0
1018

TERARA, Warta Rinjani—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kecamatan Terara Lombok Timur belakangan ini mengeluhkan oknum kepala sekolah (Kasek) yang tidak mau dipindah. Keengganan kasek itu lantaran yang bersangkutan tak hanya dipindah, tapi juga turun jabatan sebagai guru biasa.

“Padahal menurut SK penempatannya yang terbaru, oknum guru tersebut seharusnya mengajar di SDN 8 Suradadi Kecamatan Terara. Faktanya sampai saat ini masih tetap mengajar di SDN 2 Terara,” sebut Kepala UPT Dikbud Kecamatan Terara, H Saprudin, kepada Warta Rinjani Kamis, (13/2).

Bisa saja oknum kasesk itu tidak mau pindah dari tempatnya yang sekarang, tapi SK yang telah keluar menuntut yang bersangkutan agar angkat kaki.

Di dalam SK terbaru, jelasnya, oknum Kasek yang tersebut dipindahkan ke tempat baru. Namun diduga karena ada dukungan dari oknum tertentu, sang Kasek ogah dipindahkan.

Baca Juga  Wagub NTB Apresiasi KKI Dukung Pembukaan Prodi Dokter Spesialis UNRAM

Senada juga dikatakan Pengawas SD, Ramli. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali berkunjung sekolah tempatnya dimutasi, SD 8 Suradadi. Namun selalu oknum tersebut tidak ada.

Karena tidak pernah bertemu, ia kemudian menanyakan hal tersebut ke kepala sekolahnya. Hanya saja, jawaban sama terus didapatkan, oknum guru tersebut tidak pernah ada.

“Bahkan kami juga pernah menunggunya di sekolah tempatnya dipindah itu,” katanya.

Ramli menjelaskan, ada guru yang sudah keluar SK pemindahannya, tapi tidak mau dijalankan. Akhirnya, ia melaporkan kejadian tersebut ke atasan agar tidak salah.

“Itulah sebabnya saya membuat laporan kepada Kanit UPTD supaya diketahuinya,” jelasnya.

Sementara itu, oknum guru yang tidak mau dipindah, Nuraini SPd mengaku, dirinya tidak mau dipindah karena merasa kecewa. Kekecewaannya dipicu lantaran awalnya ia sebagai seorang Kasek. Tapi setelah dimutasi ke tempat baru, ia diturunkan jabatan menjadi guru biasa.

Baca Juga  Kabur Saat Pelatihan di BLKLN Jatim, CPMI Asal Lotim Alami Patah Tulang

“Saya konfirmasi ke Kanit UPTD Dikbud Kecamatan Terara. Saya bertanya apa salah saya sehingga saya diturunkan,” tanyanya.

Tidak puas dengan itu, Nuraini kemudian bertanya lagi kepada pengawas sekolah dengan pertanyaan serupa. Namun tetap saja, jawaban tidak ditemukan oleh oknum mantan Kasek tersebut.

Nuraini menceritakan, awalnya ia di-SK-kan untuk mengajar di SDN 2 Terara. Hanya saja, belum saja tiga bulan ia menempati jabatannya sudah keluar kembali SK yang menyatakan dirinya harus pindah.

Melihat kejadian tersebut kemudian ia kembali melakukan konfirmasi ke Kanit UPTD Terara. Namun jawabannya tetap tidak tahu apa-apa.

Penasaran dengan itu, kemudian ia menanyakan perpindahannya ke Kasek tempatnya mengajar. “Saya bukannya tidak mau pindah, cuma saya minta sama Pak Kadis biar tetap dulu di SDN 2 Terara,” sebutnya. (cr-yk)

Hairul Subawaih/Warta Rinjani

Foto: H Saprudin

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar