Warga Geres Lauq Keluhkan Drainase

0
189

LABUHAN HAJI, Warta Rinjani – Setiap kali hujan lebat mengguyur, warga Dasan Gers Lauq, Kelurahan Geres, Labuhan Haji, Lombok Timur selalu merana. Jalan utama hingga rumah mereka tak jarang berubah menjadi kubangan layaknya kolam ikan.

Raehanun misalnya. Ia mengeluhkan kubangan air yang tak memiliki saluran pembuangan di depan rumah miliknya. Tak heran jika di depan rumahnya seketika menjadi kubangan air. Raehanun bersama warga terdampak yang tak ingin kubangan itu terjadi kemudian mengambil segala cara. Salah satunya adalah menjebol tembok kios miliknya.
“Karena semakin besarnya debit air yang masuk, mau tak mau saya harua menjebol tembok,” ujarnya, Senin (30/12).

Setiap kali hujan turun, jelasnya, kubangan setinggi lutut krang dewasa selalu menjadi pemandangan. Ini terjadi terutama di jalan utama. Warga yang merasa lelah dengan kondiai ini sangat beeharap agar segwra mendapat atenai pemeintah. Terlebih di jalan utama kelurahan itu meruoakan akses jalan milik pemerintah provinsi.

Baca Juga  Rekruitmen BPPD Tidak Transparan, DPRD Lotim Bakal Panggil Dispar

“Sudah terlalu lama kita banjir, bukan sekarang saja,” Ucapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Lurah Geres Athar SAp mengatakan, pihaknya akan berupaya menyelesaikan persoalan itu walaupun bukan masuk dalan kewenangan pemerintah kelurahan. “Saya akan musyawarahkan dengan semua kepala wilayah dikarenakan kejadiannya tidak masuk dalam anggaran kelurahan,” jelasnya.

Lurah yang baru beberapa bulan menjabat itu mengatakan, ia memang baru menjabat sebagai lurah, tapi tempat kejadian itu tidak asing. Karena sebelumnyanya pernah menjabat di kelurahan Ijobalit sehingga setiap hari melewati tempat itu. “Walau saya baru tapi di Ijobalitkan pernah, bukan tiang asing disini,” tutupnya.

Sementara itu, Sekertaris Camat (Sekcam) Labuhan Haji, Deni A Pribadi mengatakan, kejadian tersebut sudah mendapatan titik terang karena lurah sendiri sedang melakukan mediasi dengan pemerintah kelurahan.

Baca Juga  Pemprov NTB Tandatangani Kesepakatan Addendum dengan PT GTI

“Dari laporan Pak Lurah sendiri hal tersebut sekarang sudah termediasi dan sudah selesai,” tutupnya. (cr-yk)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar