Warta Rinjani Santuni Anak Yatim, Sekda Lotim Bicara Kemiskinan

0
147
SANTUNAN: Sekda Lotim, HM Juaini Taofik, Pimpinan Baznasda Lotim, M Nazri, Komisaris PT GSR H Saiful Haq Asry dan Dirut WartaRinjani, M Azhar Shiddiq saat memberikan santunan kepada anak yatim. (Fathur Roziqin/Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—Media massa tabloid dan portal berita Warta Rinjani menggelar syukuran dan santunan terhadap anak yatim. Kegiatan ini dilaksanakan karena media ini baru saja menempati kantor barunya di Jalan Teuku Umar Nomor 99 Bermis 2 Selong, Lombok Timur.

Kegiatan yang dihadiri segenap manajemen dan jajaran redaksi itu mengundang puluhan anak yatim piatu. Berkesempatan pula hadir jajaran komisaris Warta Rinjani beserta sejumlah pejabat teras di Lombok Timur.

“Semoga perjalanan perusahaan media yang kita rintis ini mampu berjalan dengan baik dan berumur panjang,” kata Direktur Utama (Dirut) Warta Rinjani, Muhammad Azhar Shiddiq, Sabtu (22/2).

Lazimnya sebagai perusahaan yang baru dirintis, Azhar menyadari, banyak hal yang akan menjadi kendala dan rintangan. Namun semua itu diminta agar bisa dilalui demi bisa membesarkan perusahaan.

Baca Juga  Bappenas RI Siap Bantu Kembangkan STIPark NTB dan Gesa Pembangunan Smelter

Sementara itu, Sekda Lotim, HM Juaini Taofik yang hadir dalam kegiatan itu memberi apresiasi sekaligus harapan bagi kelahiran Warta Rinjani. Hadirnya perusahaan media di tengah-tengah kehidupan pemerintah dan masyarakat disebutnya berfungsi sebagai penyeimbang.

“Lewat peran kontrol yang dimiliki media massa, kita berharap ada interaksi positif yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Lotim, jelasnya, sangat membutuhkan kehadiran media untuk mengabarkan kekurangan dan kelebihan yang terjadi. Ia memastikan Pemkab Lotim tidka kedap kritik dan selalu siap bersinegi dengan awak media.

Tak hanya itu, Taofik juga menyinggung keberhasilan Lotim sepanjang dua tahun terakhir pasca bencana. dalam rentang waktu itu, Lotim disebutnya memiliki progres sangat cepat dalam mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga  Masyarakat dan Investasi Harus Menemukan Win-Win Solution

“Dari 10 kabupaten kota yang ada di NTB, kita yang paling cepat dalam menekan angka kemiskinan, jelasnya.

Kata Taofik, selama dua tahun itu, Pemkab Lotim mampu menekan 2 persen angka kemiskinan. Buntutnya, angka kemiskinan yang ada di daerah ini mampu berkuran sebesar 0,14 persen dari jumlah sebelumnya.

Prestasi ini disebutnya sangat luar biasa lantaran kabupaten kota yang lain seperti Lombok Utara, justru mengalami peningkatan jumlah penduduk miskin. Terlebih antara Lotim dan Lombok Utara, sama-sama menjadi daerah episentrum terdampak gempa.

“Kedepan dengan hadirnya Warta Rinjani, kita berharap agar mampu berkontribusi bagi perkembangan dan kemajuan daerah,” tandasnya. (qin)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar