Waspada, Ancaman DBD Tak Hanya di Musim Hujan

0
57

SURALAGA, Warta Rinjani – Kasus serangan demam berdarah atau DBD di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) semakin ganas. Serangan wabah penyakit ini semakin tak bisa diprediksi. Di Kecamatan Suralaga misalnya. Pada Desember 2019 kemarin ada warga setempat yang menjadi korban. Padahal di bulan itu merupakan puncak musim kemarau.

Kepala Puskesmas Suralaga, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Meidinam mengatakan, adanya warga yang terserang DBD Desember 2019 kemarin membuat pihaknya kelabakan. Padalnya, saat itu masih belum turun hujan.

“Kita dibuat kelabakan dengan kasus itu. Iti kenapa kita katakan serangan DBD ini tidap bisa diprediksi,” ungkapnya, Selasa (7/1).
Desember kemarin, jelasnya, merupakan fase transisi dan peralihan antara musim kemarau dan hujan khususnya di wilayah Lotim. Lazimnya di masa itu tidak perlu ada kasus tersebut.

Meski menyebut adanya warga yang terserang DBD Meidinam tidak merinci berapa jumlah warga yang menjadi korban. Ia malah menerangkan soal detail tempat kembang biak yang nyaman bagi nyamuk tersebut.

Kata dia, tempat berkembangnya nyamuk demam berdarah adalah penampungan air yang tidak terkontaminasi dengan tanah. Selain itu, tempat lain yang menjadi sarang nyamuk ini adalah sampah plastik bekas minuman yang dibuang sembarangan.

“Kasus demam berdarah kali ini berbeda, biasanya saya kedatangan pasien di musim hujan, namun kali ini di musim panas,” katanya.
Lebih lanjut, Meidinam menjelaskan, setelah ditelusuri, kasus ini terjadi akibat limbah rumah tangga yang menyumbat saluran irigasi. Karena itu, dirinya dan petugas sanitarian Puskesmas Suralaga melakukan pengasapan (fogging) guna memberantas sarang nyamuk.

Tanpa ragu, Meidinaam mengimbau kepada masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah plastik dan kaleng ke saluran irigasi.

“Begitu penyebab ditemukan, saya langsung printahkan untuk melakukan pengasapan (fogging), sebab tujuh kasus sudah termasuk kejadian luar biasa. Selain itu saya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi keselamatan bersama,” ujarnya. (cr-hen)

Photo dan Berita : Hendri Setiawan/Warta Rinjani
Keterangan Photo : “FOGGING” Petugas Puskesmas Suralaga saat melakukan fogging (pengasapan) di sekitar pemukiman warga.
Baca juga berita seputar Puskesmas Suralaga dan update berita terbaru dari Hendri Setiawan/Warta Rinjani

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar