Wisata Timba Changing Awalnya Dibangun untuk Keluarga

0
278
MULAI SEPI: Kunjungan ke wisata Timba Changing terlihat sepi lantaran ren kedatangan pengunjung tidak menentu.

PRINGGASELA, Warta Rinjani–Salah satu  destinasi wisata yang berada di Dusun Lendang Atas, Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela Lombok Timur dibangun karena memiliki sumber mata air. Namun akhir-akhir ini wisata tersebut sepi peminat. 

Keberadaannya yang begitu mudah dijangkau tidak menjadi jaminan tempat tersebut banyak dikunjungi.  

Pengelola Wisata Timba Changing, L Suriadi menyebutkan, sebagai destinasi wisata sebenarnya dulunya hanya akan dibangun menjadi tempat istirahat keluarga. Sehingga model pembangunannya awalnya difokuskan seperti lesehan. Namun karena potensi air yang begitu banyak akhirnya baru ada pemikiran untuk membangun sebuah wisata berupa kolam renang. 

“Rencananya mau bikin lesehan, dengan konsep ada berugak diatasnya dan kolam dibawahnya,” sebutnya.

Sekarang berkat keberadaan destinasi wisata itu sudah mampu memberikan peluang kerja terhadap masyarakat sekitar. Namun sejak beberapa minggu terakhir ini kolam itu sepi pengunjung.  

Baca Juga  Kabur Saat Pelatihan di BLKLN Jatim, CPMI Asal Lotim Alami Patah Tulang

“Sumber daya manusia yang dipekerjakan 10 orang dan digaji setiap bulan,” sebutnya.

Lanjut Suriadi, sistem penggajian terhadap pekerja tersebut terkendala jumlah pengunjung yang tidak menentu sehingga menyebabkan penghasilan menjadi tidak tetap. “Kadang-kadang dalam satu bulan sepi sama sekali tidak ada pengunjung. Padahal tarif masuk hanya 8 ribu untuk orang dewasa dan 5 ribu untuk anak-anak,” jelasnya.

Sementara lanjut Suriadi, tarif parkir yang diambil persekali parkir hanya 2 ribu untuk roda dua dan 5 ribu untuk roda empat. “Dari sisi pemasukan terhadap desa belum ada karena masih terkendala dengan kunjungan yang tidak menentu. Tapi bila ada aturan dari pemerintah desa, pihaknya akan taati,” sebutnya.

Penjaga lokasi wisata Timba Changing, Hamdie menyebutkan, destinasi wisata ini didirikan sejak tahun 2016 yang lalu. Di tempat ini menyediakan beberapa fasilitas untuk pengunjung berupa tiga buah kolam renang dan ruang ganti. 

Baca Juga  Bunda Niken Ajak Kader PKK NTB Maksimalkan Penggunaan Aplikasi SIP Posyandu

Di tempat ini ada juga aula pertemuan. Hanya saja keberadaannya masih belum maksimal.

“Aula bisa digunakan sebagai tempat rapat dan acara lainnya,” sebutnya.

Pemerintah Desa Jurit melaui Kepala wilayah (Kawil) Lendang Atas, Suprayogi menyebutkan, pihaknya sangat mendukung keberadaan destinasi wisata tersebut. Dukungan yang diberikan karena dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar begitu terasa.  

“Income-nya terutama ke masyarakat bagus, tapi kalau ke desa sampai saat ini belum kelihatan,” ucapnya. 

Yogi juga mengapresiasi keberadaan tempat tersebut. Pasalnya wisata ini bisa memabntu pertumbuhan ekonomi warga. Selain itu, bisa merekrut pemuda-pemuda sekitar untuk bekerja.
“Pengaruh hanya pada perekonomian masyarakat sekitar,” sebutnya. (hen)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar