Wujudkan Akses Internet, Diskominfo Lotim Gandeng Provider

0
184
Foto: Ahmad Masfu SE

SELONG, Warta Rinjani–Pemkab Lombok Timur (Lotim) berupaya menjangkau daerah-daerah terpencil lewat akses internet. Pada tahun 2020 ini, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat akan bekerja sama dengan provider di bidang telekomunikasi.

Kepala Diskominfo Lotim, Ahmad Masfu SE menyatakan, pihaknya menawarkam program akses internet kepada masyarakat luas khususnya di wilayah pedesaan. Adanya akses ini diharap akan memberikan dampak positif.

“Kehadiran akses internet ini untuk menjawab tantangan dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Tidak ada lagi daerah atau dusun yang blank spot. Semua akan terlayani dengan akses internet,” ungkapnya, Senin (17/2).

Demi mewujudkan keinginan tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan provider-provider yang memberikan penawaran termudah dan termurah. Pemkab Lotim juga akan menawarkan voucher atau kartu termurah dan lebih murah dari provider lain seperti Telkomsel, XL Axiata dan lainnya. Sehingga masyarakat  terlayani dan dimanjakan dengan akses internet itu.

Baca Juga  Mulai Hari Ini, Pelabuhan Poto Tano – Kayangan Resmi Menggunakan Kartu Elektronik

Infrastruktur pendukung seperti pembangunan Base Transceiver Station (BTS) telah dipersiapkan Pemda Lotim. Jaringan BTS yang akan dibangun sebanyak 28 buah. Dalam pelaksanaan nantinya Pemkab akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam melayani penjualan voucher internet dengan harga yang sangat murah dan terjangkau.

Kerja sama ini, jelasnya, tidak saja menguntungkan Pemkab, tapi juga bagi BUMDes itu sendiri. Lewat kerja sama itu diharapkan akan ada pemasukan tambahan bagi desa dan daerah.

Baca Juga  Jaga Kondusifitas, Masyarakat Desa Rambitan dan Ketara Sepakat Serahkan Konflik ke APH

“Infrastruktur kita siapkan. Apabila provider ingin menyewa jaringan, silakan. Masih banyak masyarakat kita yang belum terlayani dengan akses internet. Soal berapa provider ingin sewa, kita harus buatkan MoU. Ini akan menjadi PAD bagi Lotim,” jelas Masfu.

Pemkab Lotim telah menganggarkan sebesar Rp. 4,5 miliar untuk membangun jaringan akses internet. Ia mencontohkan pembangunan akses internet di Kulon Progo. Dengan 1,3 Giga Brandwitch, pemerintah setempat mampu mendulang PAD. Termasuk menyewakan jaringan BTS-nya kepada provider komunikasi lainnya. (dy)

Suhaidi/Warta Rinjani

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar